Senin, 08 April 2019 22:15 WITA

Penyidik Periksa 3 Saksi Tambahan Kasus Kematian Zulaiha, Ini Hasilnya

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Mays
Penyidik Periksa 3 Saksi Tambahan Kasus Kematian Zulaiha, Ini Hasilnya
Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Muhammad Rivai.

RAKYATKU.COM, GOWA - Sat Reskrim Polres Gowa, telah melakukan pemeriksaan terhadap 3 saksi tambahan dalam kasus pembunuhan Sitti Zulaiha Djafar di Kecamatan Pattalassang.

Saksi tambahan tersebut di antaranya Kepala Dusun Japing, Desa Sunggumanai, SR (50), Kepala Desa Sunggumanai, AR (40), serta mahasiswa STIEM Bongaya Makassar, EJ (21).

Tim penyidik melontarkan sebanyak 13 pertanyaan kepada ketiga saksi tersebut. Pemanggilan tersebut untuk lebih mendalami hubungan antara korban dan pelaku. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan di Mapolres Gowa pada Senin, (8/4/2019).

Kasat Reskrim Polres Gowa, Iptu Muhammad Rivai mengatakan, EJ yang dipanggil diketahui juga merupakan rekan kerja tersangka dan korban. Korban dan tersangka adalah satu unit kerja pada menara Phinisi UNM Makassar unit PPPG, dan terakhir kali melihat korban di unit tersebut pada Kamis, (21/3/2019) sekitar pukul 16.00 Wita.

loading...

"Dari pengakuan saksi tersebut, saksi SR dan AR tidak mengenal korban dan tersangka. Mereka mengetahui kejadian setelah mendapat informasi dari karyawan Perum Bumi Zarindah dan menuju TKP selanjutnya melaporkan kejadian ke pihak Kepolisian. SR pun mendekati korban dan melihat kaca sebelah kiri pecah dan kondisi korban tidak bernapas," ucap Rivai kepada media.

Diketahui hingga saat ini, penyidik telah memanggil sebanyak 13 saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan tersebut, namun belum ada hasil.

Sebelumnya, pegawai BAU UNM, Sitti Zulaiha Djafar, ditemukan telah menjadi mayat di sebuah mobil Terios biru, di Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattalassang, Gowa, Jumat (22/3/2019) lalu. Dari hasil pengembangan, pelaku, Wahyu Jayadi dibekuk. Dia merupakan rekan kerja sekaligus tetangga korban di Sabrina Regency, Gowa.

Loading...
Loading...