Sabtu, 06 April 2019 11:55 WITA

Mampukah Golkar Tetap Perkasa di Sulsel?

Penulis: Fathul Khair
Editor: Aswad Syam
Mampukah Golkar Tetap Perkasa di Sulsel?
Ilustrasi Golkar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Partai Golkar menjadi jawara di Sulsel pada Pileg 2014. Partai berlambang pohon beringin rimbun itu, mengantongi 18 kursi di DPRD Sulsel. 

Disusul Gerindra 11 kursi, Demokrat 11 kursi, PAN 9 kursi, NasDem 7 kursi, PPP 7 kursi, PKS 6 kursi, Hanura 6 kursi, dan PDIP 6 kursi.

Pileg tahun ini, apakah Sulsel masih tetap "kuning"?

"Menurut saya Golkar akan tetap menjadi pemenang di Pemilu 2019 Sulsel," kata Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus kepada Rakyatku.com, Sabtu (6/4/2019).

Namun Nurmal melihat, pada Pileg tahun ini, persaingan beberapa parpol semakin ketat. Ada beberapa parpol kata dia, yang memepet Golkar. 

"Memang ada peningkatan raihan suara dari Gerindra dan Nasdem. Tetapi Golkar tetap akan menjadi yang terbesar, karena infrastruktur partai yang lebih besar dan caleg yang lebih berpengalaman," tambah Nurmal. 

Selain faktor itu tadi, Golkar lanjut dia, merupakan partai di Sulsel yang menguasai nyaris sebagian besar pengendali birokrasi di beberapa daerah. Makanya menurut Nurmal, akar beringin kuat hingga di kabupaten/kota di Sulsel. 

Loading...

"Dan Golkar di Sulsel ditopang penuh oleh pemilih tradisional dan penguasaan mereka terhadap birokrasi di beberapa daerah," ujarnya. 

Di samping itu, pemilih di wilayah pedesaan yang mendominasi pemilih di Sulsel, menganggap Golkar adalah partai pemerintah. Dan untuk itu mereka sulit untuk berpaling.

Soal Gerindra yang menurut Nurmal, menjadi partai yang memiliki kans besar menjadi partai besar selanjutnya di Sulsel, itu tidak terlepas dari pencalonan sang ketum, Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

"Gerindra untung banyak dari efek ekor jas dengan adanya capres Prabowo. Faktor itu yang paling mendongkrak perolehan mereka di Sulsel," beber mantan Ketua KPU Makassar ini. 

Padahal menurutnya, secara figuritas, caleg untuk tingkat provinsi mereka masih kalah kualitas dibanding Golkar dan Nasdem. Sementara Nasdem, jelas terdongkrak karena kualitas caleg mereka yang memang bagus. 

"Mereka populer dan punya dukungan finansial bagus. Namun, Nasdem lemah di elektabilitas partai. Secara kultural, Nasdem sama sekali tak punya akar yang kuat di Sulsel seperti Golkar," pungkasnya.

Loading...
Loading...