Kamis, 04 April 2019 21:01 WITA

DPU Jeneponto Putuskan Kontrak Rekanan untuk Pembangunan Jembatan Alluka

Penulis: Zul Lallo
Editor: Adil Patawai Anar
DPU Jeneponto Putuskan Kontrak Rekanan untuk Pembangunan Jembatan Alluka

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Jeneponto, melakukan pemutusan kontrak, terkait proyek pekerjaan Jembatan Alluka, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Jeneponto, Budi Taupik mengatakan, proyek pembangunan Jembatan Alluka sudah dilakukan pemutusan kontrak sejak tanggal 29 Maret 2019. Menurutnya bobot pekerjaan Jembatan Alluka sudah mencapai 91 persen lebih.

"Jembatan Alluka itu sudah diputus kontrak pada 29 Maret, dan terancam masuk daftar hitam. Kami sudah menjalankan sesuai regulasi. Namun dari pihak rekanan katanya ingin menyangga pemutusan kontrak tersebut, tapi apanya lagi," tegas Budi Taupik, saat ditemui Rakyatku.com, Kamis (4/4/2019).

Pelaksana PT Putra Jaya, Takbir Takko mengatakan berharap dari pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Jeneponto agar dapat memberikan kesempatan tambahan untuk menyelesaikan pekerjaan jembatan Alluka tersebut.

Menurutnya, pekerjaan itu sempat mengalami kendala. Rangka baja yang didatangkan dari Jawa yang mengalami keterlambatan pengangkutan ke lokasi dan disusul lagi bencana alam, sebagian material ada yang terbawa arus.

"Saya berharap pihak PU dapat memberikan kesempatan. Pekerjaan itu sempat terkendala karena bahan bangunan ada yang terbawa banjir pada saat itu. Nah, ini juga berkaitan dengan asas manfaatnya bagi masyarakat," tuturnya.

Loading...

Sebelumnya Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Jeneponto, Nasran mengatakan, ia menerima informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU Jeneponto, Budi Taupik, bahwa Proyek Alluka sudah dilakukan putus kontrak.

"Kalau informasi yang kita dapatkan dari PPKnya, Proyek Jembatan Alluka itu sudah diputus kontrak. Kalau aturan sudah lewat mi. Kemarin diberi waktu selama beberapa hari, terkait dengan bahannya yang terlambat dari jawa,"kata Nasran.

Selain itu, kata Nasran, proyek yang di Biring Je'ne Kecamatan Turatea juga sudah lewat dari masa kerja yang diberikan oleh Pihak PU.

Diketahui, Proyek Pembangunan Jembatan Alluka Kecamatan Tamalatea, dengan anggaran kurang lebih kurang lebih Rp 8 Milyar rupiah, yang dikerjakan PT Putra Jaya Makassar.
 

Loading...
Loading...