Kamis, 04 April 2019 13:20 WITA

OPM Ancam Boikot Pemilu, Ini Peringatan Wiranto

Editor: Aswad Syam
OPM Ancam Boikot Pemilu, Ini Peringatan Wiranto
Menko Polhukam, Wiranto saat diwawancarai wartawan di Kantor Kemenko Polhukam. (Foto: Wildan/Detik.com)

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Ancaman bos kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka di Nduga, Egianus Kogoya untuk memboikot Pemilu 2019 di Papua, ditanggapi Menko Polhukam Wiranto. 

Meski Wiranto mengaku belum tahu-menahu soal ancaman itu, namun menurutnya, siapapun yang menghasut bahkan mengancam keamanan masyarakat yang menggunakan hak pilih di Pemilu 2019, akan berhadapan dengan hukum.

"Jadi semua kegiatan yang menghasut, yang mengancam, yang menakut-nakuti hak pilih masyarakat, itu tentu ada hukumnya, ada aturan hukum itu. Ini kan demokrasi. Demokrasi itu sesuai konstitusi rakyat diberikan hak untuk memilih. Ada undang-undangnya. Tatkala ada kelompok masyarakat, atau perorangan atau siapapun yang mencoba melarang mengganggu mengancam masyarakat untuk tidak memilih tentu ada hukumnya, ada undang-undang," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019), sebagaimana dilansir dari Detik.

Menurut Wiranto, serahkan saja pada hukum. "Nggak usah kita ributkan. Tinggal dicatat siapa yang bicara, kelompok mana yang bicara, langkah aksinya bagaimana, itu nanti kan ada hukumnya. Tapi sedapat mungkin kita cegah. Ini negara demokrasi di mana sesuai konstitusi rakyat mendapat kesempatan untuk memilih pemimpinnya nggak boleh dirintangi. Itu hak rakyat," tegas Wiranto.

Loading...

Wiranto sebelumnya telah berulangkali menyatakan, dirinya akan menjamin pelaksanaan Pemilu 2019 berlangsung lancar dan tertib. Dia telah memberikan warning kepada pihak-pihak yang berupaya menggagalkan, termasuk pihak yang menghasut masyarakat untuk golput. Dia mewacanakan hasutan golput bisa dijerat dengan UU ITE atau UU Terorisme karena menurutnya sudah masuk kepada ancaman.

Sebelumnya di media sosial seperti Facebook dan YouTube, tersebar potongan video pernyataan Egianus. Dia mengancam akan memboikot pelaksanaan Pemilu 2019.

"Boikot Pilpres 2019. Jadi dengan tegas bahwa saya sampaikan Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat dan bupati-bupati dan DPRD tidak boleh kasih suara untuk Pemilihan Presiden 2019," ujarnya.

Loading...
Loading...