Kamis, 04 April 2019 11:33 WITA

Santai di Kebun Durian, Nurdin Abdullah Nostalgia dengan Tokoh Masyarakat Bantaeng

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Nur Hidayat Said
Santai di Kebun Durian, Nurdin Abdullah Nostalgia dengan Tokoh Masyarakat Bantaeng
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di Kacidu, Kabupaten Bantaeng, Rabu (3/4/2019).

RAKYATKU.COM, BANTAENG – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, didampingi putra bungsu M Fathul Fauzy serta beberapa orang dekatnya berkunjung ke kebun pribadinya di Kacidu, Kabupaten Bantaeng, Rabu (3/4/2019).

Di gedung yang belum rampung di kebun Kacidu, Nurdin Abdullah memetik rambutan, durian, sawo, dan duku.

Kehadiran Nurdin Abdullah di kebun pribadinya pun diketahui masyarakat Bantaeng. Puluhan tokoh masyarakat Bantaeng berbaur dengan rombongan.

Suasana menjadi ramai setelah beberapa pengunjung masuk ke kebun dan memetik rambutan dan buah-buahan hasil kebun yang dibeli sebelum Nurdin Abdullah menjadi Bupati Bantaeng.

Tokoh masyarakat Bantaeng, Ahmad Karim, tidak mampu menyembunyikan kegembiraan bertemu dan bernostalgia dengan Bupati Bantaeng periode 2008–2018 ini.

Loading...

Ahmad Karim adalah salah satu di antara tokoh masyarakat Bantaeng yang memaksa Nurdin Abdullah mencalonkan diri menjadi Bupati Bantaeng 10 tahun lalu.

Nurdin Abdullah tidak pernah melupakan peran dan kisah Ahmad Karim dan beberapa tokoh masyarakat Bantaeng yang memaksanya untuk mendaftar calon Bupati Bantaeng pada tahun 2008 lalu.

Pada kesempatan ini, hadir pula Bupati Bulukumba AM Sukri Andi Sappewali. “Bantaeng ini kecil. Tapi kalau tidak pernah menjadi bupati di daerah yang kecil, saya tidak mungkin menjadi gubernur. Karya saya di daerah yang kecil ini mengantarkan saya menjadi gubernur,” ucapnya.

Loading...
Loading...