Kamis, 04 April 2019 03:30 WITA

Pasutri Cekik Anaknya hingga Tewas Gara-Gara Selalu Bangun saat Hendak Berhubungan

Editor: Abu Asyraf
Pasutri Cekik Anaknya hingga Tewas Gara-Gara Selalu Bangun saat Hendak Berhubungan
Pasangan suami istri Luke Morgan dan Emma Cole tega membunuh anaknya hanya gara-gara tidak bisa berhubungan intim. (FOTO: SWNS)

RAKYATKU.COM - Seorang bayi yang baru berusia dua bulan diduga telah dibunuh orang tua kandungnya. Pemicunya, anak itu selalu terbangun saat ayah dan ibu mereka hendak berhubungan intim.

Luke Morgan (26) dan Emma Cole (22) dituduh telah mencekik anaknya, Tyler Morgan dan menyebabkannya tiga tulang rusuk patah.

"Luke Morgan marah karena dia ingin berhubungan seks dengan Miss Cole dan dicegah oleh Tyler," ujar salah seorang tetangga mereka.

Sebelum kejadian, pasangan suami istri terdengar oleh tetangga sedang berdebat. Mereka bilang, setiap hendak berhubungan, anaknya selalu terbangun sehingga mereka gagal melakukannya.

Di pengadilan, Morgan dan Cole membantah telah sengaja membunuh anaknya. Namun, jaksa Andrew Smith QC menunjukkan kepada hakim gambar cedera pada lengan kanan Tyler yang menurut ahli patologi menyerupai tanda gigitan manusia.

Loading...

"Pada pukul 02.42 tanggal 29 April 2014, Emma Cole memutar nomor 999 untuk mengirim ambulans ke rumahnya. Tyler Morgan, putra terdakwa berusia sembilan minggu, telah pingsan sebelum panggilan dibuat," ujar jaksa.

Penyelidikan selanjutnya menemukan bahwa Tyler menderita luka serius sebelum kematiannya, termasuk tulang rusuk yang patah, yang hanya bisa disebabkan ketika dia berada dalam perawatan orang tuanya.

Seorang tetangga mengaku mendengar teriakan keras pada dini hari itu. Tetangga lainnya mendengar ledakan keras. Pasangan suami istri itu disebut mabuk setelah minum alkohol.


 

Loading...
Loading...