Rabu, 03 April 2019 14:53 WITA

Egianus Kogeya Klaim Tembak Jatuh Helikopter TNI

Editor: Aswad Syam
Egianus Kogeya Klaim Tembak Jatuh Helikopter TNI
Egianus Kogeya (ikat kepala berbendera Inggris) di tengah-tengah pasukannya.

RAKYATKU.COM, PAPUA - Sebuah klaim terbaru dilontarkan bos Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Nduga, Egianus Kogeya.

Pria yang didapuk sebagai Panglima KODAP III Ndugama itu, mengklaim menembak sebuah helikopter berwarna putih. Sebagaimana dilansir dari fanpage Facebook TPNPBNews, helikopter putih itu ditembak ketika melakukan pendropan prajurit TNI dari Agimuga ke Distrik Mapenduma, Nduga, Papua, Minggu, 31 Maret 2019 lalu.

"Pasukan saya tembak helikopter TNI warna putih saat pergantian pasukan dari Agimuga ke Mapenduma,” pesan singkat Egianus yang diterima TPNPBNews.

Helikopter TNI yang ditembaki prajurit TPNPB KODAP III Nduga itu, dikabarkan jatuh di daerah Yutpul, sekitar Sungai Lea dan Bol. Helikopter tersebut telah terbakar. 

“Helly Puma itu mengantar pasukan TNI ke Mapenduma, baru bawa keluar 8 personel dari lapangan terbang Mapenduma. Maka kami tembakkan 10 peluru dan jatuh di Sungai Lea dan Bol daerah Yutpul, jadi 4 helikopter sedang mencari diam-diam,” tulis Egianus dalam pesan singkatnya, yang diterima Senin, (1/4/2019) lalu.

Dalam pesan singkatnya, Egianus mengabarkan, foto puing-puing helikopter yang terbakar hangus di sekitar Sungai Lea dan Bol itu, akan menyusul. Dikatakan pula, ketika helikopter tersebut dihantam 10 peluru, langsung berasap dan terbang lebih rendah sebelum terjatuh di daerah Yutpul. 

Loading...

“Helikopter jatuh dan sudah terbakar, kami akan kirim foto,” tulis Egianus Kogeya.

Sementara mengenai jenis helikopter yang ditembak jatuh, Egianus memperkirakan, bahwa yang telah tembak terjatuh hangus adalah Helly Puma, buatan Rusia.

“kami tembak itu Helly Puma buatan Rusia,” tulisnya.

Namun, sejauh ini TNI belum memberikan keterangan resmi soal penembakan helikopter tersebut. 

Mengenai hal itu, Egianus menyebutkan, terkadang korban dari prajurit TNI dirahasiakan dengan niat bahwa nama TNI tidak mau dipermalukan di mata publik. 
"Begitu pula dengan penembakan Helly Puma TNI di Mapenduma, Nduga, Papua," pungkas Egianus.

Loading...
Loading...