Senin, 01 April 2019 17:21 WITA

Pencuri Bikin Resah di Bulukumba, Warga: Saya Lihat Pencurinya, tapi Tidak Bisa Bergerak dan Teriak

Penulis: Rahmatullah
Editor: Nur Hidayat Said
Pencuri Bikin Resah di Bulukumba, Warga: Saya Lihat Pencurinya, tapi Tidak Bisa Bergerak dan Teriak
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Aksi pencurian dengan membobol rumah warga di Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, terus terjadi pada awal 2019 ini. Sudah tiga kejadian dilaporkan warga rumahnya dimasuki maling.

Pada Senin dini hari (1/4/2019) tiga rumah kembali dimasuki maling, di Sarajoko, Lingkungan Bontorihu Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa. Kejadiannya diperkirakan pukul 02.00 dini hari.

Pencuri diperkirakan lebih dari satu orang dan menyasar warga yang lelah setelah bekerja seharian di pertaniannya.

Hal itu dialami Rial, Usman, dan Puang Mading. Ketiga rumah ini dicongkel, meski rumah milik Usman, pencuri tidak berhasil membawa kabur barang curiannya.

"Jadi jendela rumah saya di congkel, sepertinya menggunakan obeng dan sejenisnya. Pencuri lalu masuk ke rumah dan menggeledah sebahagian ruangan. Karena saya adalah pedagang eceran, maka uang hasil jualan seharian dibawa kabur. Saya tidak memastikan jumlahnya, tapi menghampiri jutaan," yjar Rial saat ditemui Rakyatku.com, Senin (1/4/2019).

Loading...

Di rumah milik Puang Mading juga dimasuki maling, sejumlah uang milik kerabatnya hilang di dalam rumah. Jumlahnya mencapai jutaan rupiah.

"Ada temannya anakku dari lokasi KKN-nya, menginap di rumah. Dan kasihan karena uangnya juga diambil. Saya sempat melihat itu pencuri menggunakan sarung di kepala. Tapi tidak tahu kenapa, saya tidak bisa bergerak dan teriak, seperti saya dibius dengan ilmu tertentu," ujar Mading..

Kejadian sebelumnya sekitar Februari lalu, dua rumah juga dicongkel. Rumah milik Rijal dan Misa. Saat itu pencuri membawa kabur uang Rp5 juta milik anak Misa dengan merusak jendela rumah.

"Kita berharap pihak kepolisian dan TNI berpatroli di daerah kami. Apalagi kan ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas di sini. Ini sangat berbahaya, apalagi kalau sampai mencederai korbannya," harap Idul, salah satu warga setempat.

Loading...
Loading...