Senin, 01 April 2019 12:25 WITA

Tersangka Dana BOS Bantaeng Ditahan, Istri Diizinkan Pulang ke Rumah Urus Tiga Anak

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Tersangka Dana BOS Bantaeng Ditahan, Istri Diizinkan Pulang ke Rumah Urus Tiga Anak
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada MTs Muttaalim Moti, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng tahun 2014-2015 sudah dilimpahkan ke JPU.

Penyidik Kejaksaan Negeri Bantaeng telah menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) sejak 27 Maret 2019.

Adapun tersangka adalah pasangan suami istri, Abdul Malik dan Halimah. Mereka disangka melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) Subsidiar Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 Jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Abdul Malik adalah kepala MTs Muttaalim Moti. Sementara istrinya sebagai bendahara sekolah. Perbuatan mereka diduga mengakibatkan kerugian negara Rp214 juta.

Dalam kasus ini, kedua tersangka membuat nota fiktif untuk pembelian alat tulis kantor. Mereka juga tidak membayarkan gaji guru honorer juga menahan honorarium wali kelas. 

Loading...

Abdul Malik ditahan JPU selama 20 hari di Rutan Bantaeng. Sedangkan istrinya tidak ditahan dengan alasan subjektif dan objektif. Dia dianggap tidak akan melarikan diri dan tidak akan menghilangkan barang bukti serta tidak akan mengulangi tindak pidana.

Pertimbangan lainnya, tersangka memiliki tiga orang anak yang harus dirawatnya. Apalagi anak-anak itu masih bersekolah.

"Perkara ini akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar dalam waktu dekat," ujar Budiman Abdul Karib, kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bantaeng, Senin (1/4/2019).

Loading...
Loading...