Senin, 01 April 2019 12:01 WITA

Penonton yang Tertawa dan Ditegur Prabowo dalam Debat Capres Kena Sanksi Begini

Editor: Abu Asyraf
Penonton yang Tertawa dan Ditegur Prabowo dalam Debat Capres Kena Sanksi Begini
Reaksi Prabowo Subianto saat penonton menertawakan rapuhnya pertahanan Indonesia dalam debat capres keempat, Sabtu (30/3/2019).

RAKYATKU.COM - KPU RI memastikan akan memberi sanksi terhadap penonton yang tertawa dalam capres keempat, Sabtu malam (30/3/2019). Penonton tersebut sempat ditegur oleh capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Insiden itu terjadi saat Prabowo sedang berdebat dengan Joko Widodo alias Jokowi seputar pertahanan dan keamanan. Klaim Jokowi terkait teknologi pertahanan di era pemerintahannya dikritik Prabowo.

"Saya bukan menyalahkan, saya berpendapat. Kekuatan pertahanan kita masih rapuh. Salah siapa? Salah nggak tahu saya (tiba-tiba terdengar suara tawa), elite...," ucap Prabowo.

Prabowo langsung menegur penonton yang tertawa tersebut. "Jangan ketawa. Kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh kalian ketawa. Lucu ya? Kok lucu?" lanjut Prabowo sambil melihat ke arah penonton.

Cawapres Sandiaga Uno mengatakan, rapuhnya pertahanan Indonesia bukan bahan tertawaan. Mestinya semua orang prihatin dan menunjukkan kepedulian. Menurut Sandiaga Uno, Jokowi pun tahu pertahanan urusan krusial. Makanya, Jokowi pun tidak ikut tertawa.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan memastikan penonton yang tidak tertib akan mendapat sanksi. 

loading...

"KPU menyatakan keberatan. Komite damai akan meminta oknum pendukung dimaksud tidak diundang oleh TKN dan BPN dalam debat kelima," ujar Wahyu Setiawan, Minggu (31/3/2019).

Wahyu mengatakan yang nantinya tidak diundang dalam debat capres cawapres atau debat kelima ini, merupakan pendukung yang tidak mematuhi tata tertib. Wahyu menyebut, oknum yang tidak tertib ini berada di masing-masing rombongan pendukung paslon.

"Untuk pendukung yang tidak mematuhi tata tertib, karena oknum yang tidak tertib juga ada di rombongan TKN dan BPN," kata Wahyu.

Siapa saja nama yang dikenai sanksi? Wahyu mengatakan komite damai akan berkoordinasi dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
 

Loading...
Loading...