Sabtu, 30 Maret 2019 19:27 WITA

NASA Akan Terbangkan Helikopter Mini di Mars Tahun 2021

Editor: Andi Chaerul Fadli
NASA Akan Terbangkan Helikopter Mini di Mars Tahun 2021

RAKYATKU.COM - NASA telah berhasil menguji helikopter mini yang akan diterbangkan di Mars pada tahun 2021. Sementara penjelajahan planet-planet lain sebelumnya telah dibatasi untuk penjelajah di darat, NASA membuat kemajuan dalam mengembangkan perangkat yang lebih mirip drone.

Helikopter mungil ini memiliki berat hanya 1,8 kilogram, dan dimasukkan melalui ruang geraknya di ruang hampa udara di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, dikutip dari Mirror, Sabtu (30/3/2019).

Perangkat ini dapat dikendalikan dari ratusan juta mil jauhnya, tetapi ini bukan prestasi yang berarti, mengingat atmosfer Mars yang tipis dan suhu beku serendah minus 90C (minus 130F) pada malam hari.

Ruang hampa udara menukar nitrogen, oksigen, dan gas-gas lain untuk karbon dioksida untuk meniru atmosfer Planet Merah, serta sistem pelepasan gravitasi. "Membuat helikopter kami ke atmosfer yang sangat tipis hanyalah bagian dari tantangan," kata Teddy Tzanetos, penguji uji coba Helikopter Mars.

"Untuk benar-benar mensimulasikan terbang di Mars kita harus menghilangkan dua pertiga gravitasi Bumi, karena gravitasi Mars jauh lebih lemah."

NASA bertujuan untuk meluncurkan helikopter dengan penjelajah Mars 2020 pada Juli 2020, sebelum diperkirakan mencapai planet itu pada Februari 2021 dan melakukan penerbangan beberapa bulan kemudian.

Loading...

"Lain kali kita terbang, kita terbang di Mars," kata MiMi Aung, manajer proyek untuk Helikopter Mars.

"Menyaksikan helikopter kami melewati langkah-langkahnya di kamar, aku tidak bisa tidak memikirkan kendaraan bersejarah yang telah ada di sana di masa lalu.

"Kamar itu menjadi tempat misi dari penyelidikan Ranger Moon ke Voyagers ke Cassini, dan setiap penjelajah Mars yang pernah terbang. Untuk melihat helikopter kita di sana mengingatkanku bahwa kita sedang dalam perjalanan untuk membuat sepotong kecil sejarah ruang juga."

Berita itu muncul beberapa hari setelah Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan kepada NASA bahwa ia menginginkan astronot di Bulan lagi dalam waktu lima tahun, yang katanya "memiliki nilai ilmiah, ekonomi, dan strategis yang besar".

Tags
Loading...
Loading...