Selasa, 26 Maret 2019 22:49 WITA

Dinas Ketahanan Pangan Makassar Tak Temukan Makanan Berformalin di Pasar

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Fathul Khair Akmal
Dinas Ketahanan Pangan Makassar Tak Temukan Makanan Berformalin di Pasar
Bidang Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar memantau keamanan pangan di pasar tradisional dan pasar modern di kota Makassar, Selasa, (26/3/2019).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bidang Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar memimpin tim operasional terpadu pelaksanaan pemantauan, keamanan pangan di pasar tradisional dan pasar modern di wilayah kota Makassar, Selasa, (26/3/2019).

Tim terpadu yang terdiri dari Dinas kesehatan, Dinas Perikanan dan pertanian, Dinas Perdagangan, Pol PP Dan BPOM, terjun langsung melakukan pemantauan terhadap keamanan pangan di pasar tradisional maupun pasar modern di kota Makassar.

Beberapa jenis pangan segar menjadi pantauan tim terpadu ini. Sepeti sayuran, buah- buahan, ikan, daging segar dan lain-lain. Tim terpadu mengambil beberapa sampel ikan untuk ditest di tempat. Yaitu  dengan menggunakan Metode Rapid Test Kit atau metode uji cepat, agar dapat diketatahui kadar kandungan bahan bahan berbahaya seperti boraks ataupun formalin.

Menurut Kepala Seksi Keamanan Pangan, Hajaria, selaku Ketua Tim Terpadu mengatakan, kegiatan operasional tim terpadu ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan dengan melibatkan beberapa instansi terkait yang masuk dalam tim terpadu.

Loading...

"Tujuannya adalah kita ingin memastikan pangan yang ada di pasar-pasar tradisional dan modern, aman dikomsumsi oleh masyarakat dan bebas dari kandungan bahan-bahan berbahaya seperti boraks, formalin dan pestisida apalagi memasuki bulan Ramadhan," ujarnya.

Lebih lanjut Hajariah mengatakan, hasil uji sampel dilakukan dengan  metode Rapid Test kit (test cepat) baik di pasar Sentral maupun yang dilakukan di Hero tidak ditemukan adanya kandungan Boraks, formalin, pestisida pada sayuran, buahan, ikan dan makanan lainnya yang dijadikan sampel test.

 "Semua yang kita test dengan metode rapid test kit yang dilakukan ditempat, semuanya menunjukkan hasil yang negatif artinya aman untuk dikomsumsi," terangnya. 

Loading...
Loading...