Selasa, 26 Maret 2019 20:14 WITA

Ribut-Ribut Jual Beli Jabatan di Kemenag, Rektor IAIN Parepare Siap jika Dipanggil KPK

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Ribut-Ribut Jual Beli Jabatan di Kemenag, Rektor IAIN Parepare Siap jika Dipanggil KPK
Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan (kiri).

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan yakin dirinya bersih dari praktik jual beli jabatan. Dia mengaku siap hadir jika dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami siap dipanggil," tegas Ahmad saat ditemui di gedung perpustakaan IAIN Parepare, Selasa (26/3/2019).

Ahmad menjelaskan, pemilihan ketua STAIN pada Maret 2018 lalu dilakukan sesuai aturan. Proses pemilihan dilakukan empat bulan sebelum masa jabatan ketua STAIN yang lama berakhir.

"Kita kirim informasi ke 58 PT di bawah naungan Kemenag terkait penjaringan calon ketua hingga pada akhirnya hanya ada dua calon yang mendaftar," jelas dia.

Dalam proses penjaringan oleh senat, keluarlah peraturan presiden (keppres) terkait perubahan status STAIN Parepare menjadi IAIN Parepare.

"Pada 5 April 2018 perpres tersebut terbit, sementara proses penjaringan calon telah berlangsung. Karena itulah kami langsung mengomunikasikan dengan Kementerian Agama terkait hal tersebut sehingga keluar fatwa agar proses tersebut dilanjutkan," terangnya.

Loading...

Dari fatwa tersebut, rapat senat dilanjutkan untuk memberikan nilai terhadap pertimbangan kualitatif atau deskriptif terhadap calon ketua.

"Saat itulah ada undangan pelantikan dari menteri agama sesuai dengan PMA Nomor 68 Tahun 2018. Dalam pasal 13 ayat 2 yang mengatur perubahan bentuk secara otomatis pejabat pimpinan dilantik sebagai rektor. Jadi apa yang berkembang itu sebenarnya telah melalui prosedur yang berlaku," tutupnya.

Dugaan jual beli jabatan terungkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuzy alias Romi. Dia diduga menjadi perantara dua kepala Kemenag di Jawa Timur.

Kasus itu kemudian melebar ke sejumlah perguruan tinggi Islam di bawah naungan Kemenag. Kisruh pemilihan ketua dan rektor memunculkan dugaan isu jual beli jabatan. Salah satunya di STAIN Parepare yang kini sudah berubah jadi IAIN.

Pada April 2018 lalu, dua nama bersaing jadi rektor, yakni Ahmad Sultra Rustan dan Firman. Dalam perjalanannya, Firman gugur sehingga Menteri Agama melantik Ahmad Sultra Rustan sebagai rektor.

Loading...
Loading...