Selasa, 26 Maret 2019 19:12 WITA

Pelaku Rebut Parang Tante lalu Tusuk IRT saat Sedang Cari Ayam, Ternyata Ini Pemicunya

Penulis: Syukur - Azwar Basir
Editor: Abu Asyraf
Pelaku Rebut Parang Tante lalu Tusuk IRT saat Sedang Cari Ayam, Ternyata Ini Pemicunya
Rumah pelaku penikaman dibakar keluarga korban.

RAKYATKU.COM - Pemicu penikaman ibu rumah tangga (IRT) dan putranya di Timbuseng, Kecamatan Tamalate, Makassar akhirnya terungkap. Ibunda korban, Tallasa Daeng Sungguh jadi saksi.

Dua korban penikaman yakni Mariani Daeng Taco (33) dan putranya, Adrian Hamzah. Pelakunya, Jumalang, yang tak lain sepupu dua kali Daeng Taco.

Daeng Sunggu bilang, sebelum ditusuk, Daeng Taco sedang mencari ayamnya di sekitar rumah pelaku. Mereka memang bertetangga. Saat sedang mencari ayam itu, Daeng Taco mengambil sepotong kayu yang membuat Jumalang marah. 

Seorang saksi yang enggan disebutkan namanya mengaku melihat pelaku dan korban sempat berbicara. Namun, dia tidak mengetahui isi pembicaraan. Diduga pelaku dan korban sedang cekcok di depan Daeng Sunggu.

Sebelum menikam korban, Jumalang sempat merebut parang yang sedang dipegang Daeng Sunggu. Saat Adrian pulang dari sekolah dan menolong ibunya, Jumalang ikut menusuknya, lalu kabur. Beruntung tidak terlalu parah.

"Dia pelaku ambil parang di tangan ku langsung na tusuk (korban). Anaknya juga  ditikam di dadanya," tambah Daeng Sunggu.

Loading...

Penikaman itu diduga dipicu sengketa tanah yang kini sedang berproses di pengadilan. Daeng Sunggu adalah tante Jumalang. Orang tuanya bersaudara dengan Daeng Sunggu.

Kakek mereka punya lahan. Versi Jumalang, tanah itu diberikan kepada orang tuanya. Daeng Sunggu mengaku dirinya yang diberikan saat itu. Karena tak ada kesepakatan, akhirnya tanah tersebut digugat ke pengadilan. Hubungan kekerabatan ikut renggang.

Kapolsek Tamalate Kompol Arifuddin mengatakan, pihaknya segera memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. 

"Sudah teridentifikasi (pelaku). Setelah ini reda akan kami periksa saksi-saksi. Semoga pelaku segera tertangkap," ungkapnya. 


 

Loading...
Loading...