Selasa, 26 Maret 2019 00:15 WITA

Penantian Panjang Istri Wahyu Jayadi di Malam Jumat

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Penantian Panjang Istri Wahyu Jayadi di Malam Jumat
Ilustrasi (kiri) dan Wahyu Jayadi (kanan).

RAKYATKU.COM, GOWA - Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi, malam itu, istri Wahyu Jayadi tidak tenang di rumahnya, Perumahan Sabrina Regency, Gowa.

Suaminya yang biasanya pulang dari kantor sebelum petang, malam Jumat itu tak muncul-muncul.

Hingga tengah malam, wanita itu menunggu. Jarum jam menunjuk pukul 22.00 Wita, namun batang hidung suaminya belum juga kelihatan.

Beberapa kali dia menghubungi ponsel suaminya, namun tak ada jawaban. Sang istri kemudian berangkat tidur, meski dengan hati yang tak tenang.

Sang istri baru melihat sosok Wahyu Jayadi pada Jumat subuh. Saat itu Wahyu Jayadi tampak gelisah.

Loading...

Pagi-pagi, Wahyu Jayadi tetap berangkat bekerja di Menara Pinisi UNM. Hingga pada pukul 08.00 Wita, dia mendengar berita penemuan mayat Sitti Zulaiha, wanita yang dia bunuh di mobil Terios biru di Dusun Japing, Desa Bontomanai, Kecamatan Pattalassang, Gowa, pada Kamis malam.

Untuk menutupi jejaknya, Wahyu Jayadi melayat mayat korban di RS Bhayangkara. Dia juga ingin mengetahui informasi dari kepolisian, apakah mereka mencurigainya.

Benar saja, saat berada di RS Bhayangkara sekitar pukul 14.00 Wita, Wahyu Jayadi dibekuk.

Saat itu, di Perumahan Sabrina Regency, istri Wahyu Jayadi terlihat buru-buru meninggalkan rumahnya. Sore, dia kembali lagi mengambil pakaian dan terlihat membawa empat anaknya. Dia menuju rumah orang tuanya. Itu berdasarkan keterangan tetangga Wahyu Jayadi di perumahan itu.

Loading...
Loading...