Senin, 25 Maret 2019 08:46 WITA

Ketua Umum PPP: Kalau Masih Ada Kader Korupsi, Saya Potong Tangannya

Editor: Abu Asyraf
Ketua Umum PPP: Kalau Masih Ada Kader Korupsi, Saya Potong Tangannya
Suharso Monoarfa

RAKYATKU.COM - Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa mengancam kadernya yang telibat korupsi. Dia menyebut akan menghukumnya dengan potong tangan.

Beranikah Suharso memotong tangan kadernya? Rupanya ancaman itu ada syaratnya. Dia mengusulkan agar ke depan, biaya operasional partai politik dibiayai pemerintah. Dia setuju dengan ide Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jika pemerintah membiayai operasional partai politik, diyakini praktik gelap dalam menghimpun dana operasional partai yang sangat tinggi bisa dicegah. Menurut Suharso, dana besar seperti itu akan sangat membantu. 

"Wah, dengan Rp2 triliun saya bersama PPP bisa bikin macam-macam. Kalau kelak masih ada kader yang berbuat sesuatu (korupsi), saya potong tangan (nya) itu," kata Suharso Monoarfa yang juga mantan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat.

Loading...

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengusulkan dana Rp20 triliun dari APBN untuk membiayai kegiatan partai politik. Jumlah itu, kata dia, tidak ada apa-apanya dibanding kerusakan yang ditimbulkan bila tidak dibiayai seperti yang terjadi selama ini.

Indonesia Corruption Watch termasuk yang menyokong ide KPK tersebut. Sekarang negara sudah memberikan bantuan ke parpol. Hanya saja, nilainya masih sangat kecil, yakni Rp1.000 per kursi.

Loading...
Loading...