Minggu, 24 Maret 2019 14:44 WITA

Penyakit Kambuh hingga Diinfus, Begini Kondisi Ahmad Dhani di Rutan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Penyakit Kambuh hingga Diinfus, Begini Kondisi Ahmad Dhani di Rutan
Ahmad Dhani. Ist

RAKAYATKU.COM - Ahmad Dhani terpaksa diinfus karena penyakit asam urat kambuh di Rutan Klas I Surabaya.

Salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani, Sahid mengatakan, dia mendapat kabar jika kondisi Dhani lebih parah daripada saat sidang.

"Kemarin malam, Jumat malam kita dapat telepon kondisinya lebih parah dari yang sidang. Sampai diinfus, dia minta diinfus dan minta pembantaran kan kemarin malam," kata Sahid.

Sahid menambahkan, Dhani juga sempat meminta untuk dibantarkan ke rumah sakit. Namun, dia meminta ke RS swasta yang standarnya sama dengan RS saat dirinya berobat di Jakarta. 

Esoknya, Sahid mengaku langsung menjenguk Dhani. Saat itu, Dhani mengaku kondisinya sudah membaik. Namun, jika sewaktu-waktu kambuh lagi, Dhani ingin dibantarkan ke rumah sakit. 

"Minta diobatin ke rumah sakit yang agak bagus lah, ke rumah sakit swasta. Dia diinfus akhirnya habis gitu sabtu (23/3) paginya aku ke sana dia agak mendingan. Kalau di Jakarta dia kan berobat ke RSPI kan," bebernya dikutip Detikcom, Minggu (24/3/2019).

Loading...

"Dia minta obat yang sama seperti itu, kemarin itu minta dirujuk ke National Hospital. Akhirnya pagi aku ke sana dia agak mendingan cuma aku titipkan ke dokter Saiful dan dokter Arifin dokter Medaeng, untuk perawatan intensif kami siap mengajukan permohonan ke pihak dokter untuk dibantarkan dan pihak dokter mengajukan ke Karutan untuk dibawa keluar," imbuhnya.

Tak hanya itu, Sahid mengatakan dokter rutan juga memberikan saran. Misalnya jika sewaktu-waktu penyakit Dhani kambuh lagi, Sahid diminta untuk memberikan resep atau mengirim obat yang biasa diminum Dhani. 

"Sudah rencana (minta dibantarkan) tapi agak mendingan cuma dokter menyarankan sementara, 'jadi nanti kalau memang parah, obat apa yang biasa Dhani pakai, minta resepnya atau masnya beli bawa sini nanti aku suntik'," tukasnya.


 

Loading...
Loading...