Minggu, 24 Maret 2019 13:04 WITA

HUT Ke-45 PPNI, Wawali: Palopo Kota Sehat karena Kontribusi PPNI

Editor: Aswad Syam
HUT Ke-45 PPNI, Wawali: Palopo Kota Sehat karena Kontribusi PPNI
Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso (bertopi menunjuk) saat menghadiri HUT PPNI di Lapangan Pancasila.

RAKYATKU.COM, PALOPO - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Palopo, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45.

Dengan mengusung tema "Keluarga dan Masyarakat Sehat Bersama Perawat", peringatan dipusatkan di Lapangan Pancasila Kota Palopo, Minggu, 24 Maret 2019.

Ketua DPD PPNI Kota Palopo, Ns.Taufiq S.Kep., M.Kes pada kesempatan itu, membacakan sambutan seragam Ketua DPD PPNI Republik Indonesia.

Usai membacakan sambutan seragam, Taufiq menambahkan beberapa hal terkait perkembangan keperawatan, yang sekarang ini usianya sudah 45 tahun. 

Dia menyampaikan, 45 tahun PPNI telah melakukan banyak kemajuan.

"Jika dulu perawat punya pendidikan hanya sampai D3 namun pada 45 tahun ini perawat sudah punya tingkat pendidikan bukan hanya doktor, tetapi profesor," ungkapnya.

HUT Ke-45 PPNI, Wawali: Palopo Kota Sehat karena Kontribusi PPNI

Pada peringatan HUT PPNI yang ke-45 ini, ada beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pihaknya, di antaranya pembagian bantuan kepada masyarakat miskin. 

Terkait dengan kegiatan yang dilakukan kemarin pemberantasan sarang nyamuk, PPNI siap untuk melakukan pembersihan sarang nyamuk.

Pada peringatan HUT PPNI, beberapa aspirasi perawat disampaikan pula oleh Taufiq, dimana masih ada yang sama sekali tidak menyentuh pendidikan sampai dengan pensiun.

"Melalui acara ini kami meminta tolong kepada Pemkot Palopo, minimal 3x dalam 1 tahun perawat diberikan pelatihan," harapnya.

Loading...

PPNI juga menyambut baik Program Pemkot Palopo, yaitu mencanangkan 1 sekolah 1 perawat dan jika bisa ditambahkan lagi. 

Bukan hanya di sekolah, tetapi jika bisa 1 kelurahan 1 perawat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palopo, Ir. H. Rahmat Masri Bandaso (RMB) mengungkapkan, Kota Palopo bisa mendapatkan gelar kota sehat itu merupakan kontribusi dari PPNI.

RMB melanjutkan, pada usia ke-45, PPNI akan lebih dewasa dan lebih profesional dalam menjalankan tugas di Kota Palopo khususnya, dan seluruh wilayah republik Indonesia pada umumnya.


"PPNI Kota Palopo perlu mendapat perhatian yang lebih besar, karena pelayanan diberikan masyarakat tanpa pamrih, mereka melakukan dengan hati dan sepenuh jiwa yang kadang-kadang mengorbankan perasaan, dan apapun," ucap RMB.

RMB juga berharap kepada seluruh keluarga PPNI, agar terus meningkatkan kualitas kerja,  profesionalisme untuk terus lebih maju kedepannya.

"Perlu disampaikan, program pemerintah untuk membina UKS perlu mendapatkan perhatian khusus tentunya pada lembaga lain pula. Karena kebutuhan akan perawat sangat dibutuhkan," tandasnya.

Peringatan HUT PPNI ke-45 ditandai dengan pelepasan balon dan pemotongan tumpeng oleh Wakil Wali Kota Palopo, Ir. H. Rahmat Masri Bandaso didampingi Ketua DPD PPNI Kota Palopo, Ns. Taufiq., S.Kep., M.Kes.

Beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan PPNI Kota Palopo, antara lain pelatihan Pemberian Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada keadaan Gawat Darurat (Pertolongan pertama), Kegiatan donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Pada peringatan tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Palopo, Drs. H. Burhan Nurdin M.Si, Kadis Kesehatan Kota Palopo, Dr.dr. Ishaq Iskandar, para camat dan Lurah, para Kepala Puskesmas se-Kota Palopo, serta seluruh jajaran perawat se-Kota Palopo.

Loading...
Loading...