Minggu, 24 Maret 2019 00:01 WITA

64 Orang Tewas dalam Ledakan Pabrik Kimia di China

Editor: Andi Chaerul Fadli
64 Orang Tewas dalam Ledakan Pabrik Kimia di China

RAKYATKU.COM - Ledakan pabrik Kimia Tianjiayi menewaskan 64 orang dan melukai lebih dari 600 lainnya, termasuk anak-anak dari sekolah terdekat, menurut media pemerintah China.

Peristiwa tragis itu terjadi pada hari Kamis sebelum jam 3 sore ketika pabrik pestisida, yang dimiliki oleh Perusahaan Kimia Tianjiayi di kota Yancheng, meledak dan menyebabkan api menyebar ke pabrik-pabrik tetangga, dikutip dari Reuters, Minggu (24/3/2019).

Sebuah laporan korban yang dirilis oleh media pemerintah mengatakan 64 orang tewas dalam ledakan itu dan lebih dari 640 orang terluka, dengan 34 di antaranya dalam kondisi kritis. Akibatnya, hampir 3.000 orang telah dievakuasi dari daerah tersebut. 

Korban selamat dari kecelakaan tersebut dibawa ke 16 rumah sakit berbeda untuk perawatan. Administrasi Gempa Bumi China melaporkan bahwa mereka mendeteksi gempa berkekuatan 2,2 dan percaya bahwa ini mungkin berasal dari ledakan.

" Pekerja terperangkap setelah bangunan dirobohkan oleh gelombang kejut, yang juga menghancurkan jendela rumah di dekatnya," Xinhua, organisasi media pemerintah China, melaporkan melalui South China Morning Post. "Saksi mata mengatakan banyak pekerja terlihat berlari keluar dari pabrik berlumuran darah setelah ledakan."

Jendela-jendela dari bangunan tempat tinggal di dekatnya hancur. Lusinan mobil yang diparkir di dekatnya juga rusak parah. Biro pendidikan Yancheng mengatakan bahwa anak-anak termasuk di antara mereka yang terluka dalam ledakan itu, karena peta online area itu mengungkapkan bahwa setidaknya ada 10 sekolah yang terletak dalam radius 5 kilometer di mana ledakan itu terjadi.

ThePaper.cn, outlet berita yang berbasis di Shanghai, melaporkan bahwa 176 petugas pemadam kebakaran dan 928 petugas pemadam berada di lokasi ledakan. Api akhirnya dikendalikan pada jam 3 pagi pada hari Jumat.

Loading...
Loading...

Berita Terkait