Sabtu, 23 Maret 2019 15:06 WITA

Sebelum Wahyu Jayadi Diamankan, Istrinya Pergi dari Rumah Bawa Anak dan Pakaian

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
Sebelum Wahyu Jayadi Diamankan, Istrinya Pergi dari Rumah Bawa Anak dan Pakaian
Rumah korban Sitti Zulaiha (kiri) dan rumah terduga pelaku Wahyu Jayadi (kanan) di Perumahan Sabrina Regency, Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Wahyu Jayadi sempat menelepon suami Zulaiha, Sukri, memberi ucapan bela sungkawa atas kematian korban. Malah, Wahyu sempat berbaur dengan kerabat korban menjenguk jasad Zulaiha di RS Bhayangkara, malam tadi.

Di situlah, Wahyu Jayadi dibekuk Polres Gowa, lalu dibawa ke TKP, sebelum digiring ke Mapolres Gowa. Meski dicurigai sebagai pelaku pembunuhan Zulaiha, status dosen sekaligus Kepala UPT KKN UNM itu, saat ini masih sebagai saksi.

Sebelum diamankan, kemarin Jumat (22/3/2019) siang, istri pelaku tampak meninggalkan rumahnya di Perumahan Sabrina Regency, Gowa. Setelah itu, dia kembali pada sore harinya, lalu pergi lagi dengan membawa anak dan pakaiannya. "Mereka ke rumah orang tuanya," ujar tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Itu diungkap salah seorang tetangga korban dan pelaku, yang meminta anonim. Sekadar diketahui, Zulaiha dan Wahyu Jayadi, masih bertetangga di perumahan yang terletak di Manggarupi, Gowa tersebut.

Jenazah korban sendiri, sudah diberangkatkan ke kampung halamannya di Sinjai pagi tadi, sekitar 
pukul 07.00 Wita.

Loading...

Tinggallah kesunyian, baik di rumah korban maupun pelaku, yang hanya dibatasi jalanan batako.

Di atas jalanan batako tersebut, tampak sebuah tenda, dengan kursi yang sebagian sudah ditumpuk. Di sekeliling tenda, tampak beberapa karangan bunga, termasuk ucapan duka dari Rektor UNM, Prof Husain Syam.

Selain bertetangga dan satu kampung, terduga pelaku dan korban, juga sama-sama bekerja di UNM. Korban adalah staf di BAU UNM, sedangkan terduga pelaku adalah Kepala UPT KKN UNM, juga dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan di kampus oranye itu.

Loading...
Loading...