Sabtu, 23 Maret 2019 14:47 WITA

Dugaan Dibius Lalu Dibunuh, Ini Tanggapan Kapolres Gowa

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Dugaan Dibius Lalu Dibunuh, Ini Tanggapan Kapolres Gowa
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga (kiri) didampingi Kassubag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan, dalam konferensi pers terkait pembunuhan Zulaiha di Mapolres Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Pihak Polres Gowa meyakini, Sitti Zulaiha yang meninggal secara tragis di daerah Pattalassang, diyakini mengalami tindak kekerasan.

Paman korban, Amin Mahmud yang sempat masuk ke ruang autopsi melihat jenazah Zulaiha mengatakan, dirinya melihat tanda-tanda kekerasan di bagian leher. 

Dia mengakui keponakannya tersebut bukan meninggal karena dicekik pakai tangan pelaku.

"Mulutnya terbuka hanya saja lidahnya tidak keluar dan matanya yang tertutup. Kemungkinan keponakan saya dibius lalu dibunuh," tambah Amin.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan terkait dugaan dibius lalu dibunuh.

Loading...

"Itu hasil pengecekan nanti dari kedokteran forensik, sehingga kami tidak bisa melihat secara kasat mata," papar Shinto, Sabtu (23/3/2019).

Sementara itu, dari hasil wawancara Rakyatku.com kepada tim autopsi Paur Doksik Biddokes Polda Sulsel, Sulkarnain, pihaknya belum dapat menjelaskan secara detail penyebab kematian Sitti Zulaiha, yang diduga dibunuh dalam mobil.

"Namun hasil autopsi sementara telah ditemukan di tubuh jenazah korban luka akibat pukulan benda tumpul. Kami mengusahakan penyelesaian hasil autopsi jenazah tersebut paling cepat 3 minggu, karena ada beberapa kasus lain yang kami kerjakan," terang Sulkarnain kepada media, Jumat (22/3/2019).

Loading...
Loading...