Sabtu, 23 Maret 2019 14:08 WITA

Polres Gowa Belum Tetapkan WJ Tersangka Pembunuh Zulaiha, Ini Alasannya

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Polres Gowa Belum Tetapkan WJ Tersangka Pembunuh Zulaiha, Ini Alasannya
Penyidik Polres Gowa, masih mengumpulkan bukti-bukti scientific kasus pembunuhan Sitti Zulaiha di Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Polres Gowa masih menetapkan status WJ sebagai saksi, terkait kematian tragis Sitti Zulaiha di Kecamatan Pattalassang, Gowa.

Pasalnya, pihak Polres Gowa mengaku tidak ingin tergesa-gesa dalam menentukan siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut. 

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengakui, terdapat satu orang berpotensi menjadi tersangka. 

"Bagi kami, orang yang disebut tadi (WJ) potensial, tapi kami harus tetap mendalami secara scientific apa saja yang disampaikan oleh yang bersangkutan," terang Shinto kepada media, Sabtu (23/3/2019).

Shinto menambahkan, pra rekonstruksi adalah bagian dari uji scientific terhadap suatu pengakuan, dan pihaknya harus mendalami sehingga sampai saat ini, Polres Gowa belum menentukan tersangka pembunuhan tersebut. 

Loading...

"Ini bagian dari penyidikan, sehingga kami tidak bisa terbuka informasinya kepada rekan-rekan media, dan nanti akan kami sampaikan kembali. Untuk teman dekat korban, WJ telah diperiksa dan diambil keterangannya, namun kami tidak bisa sampaikan pengakuannya karena itu bagian dari penyidikan," jelas Shinto.

Status pemeriksaan terhadap WJ saat ini masih sebagai saksi di Mapolres Gowa. Untuk menentukan yang terkait sebagai tersangka atau tidak, pihaknya masih menunggu hasil perkembangan penyidikan. 

Diberitakan sebelumnya, AKBP Shinto Silitonga mengakui, kasus pembunuhan di Pattalassang terdapat tindakan kekerasan yang dialami korban sehingga meninggal dunia. 

"Kami ada mencurigai satu orang yang memang teman kerja korban. Namun demikian, karena pendekatan scientific, maka kami mengenyampingkan pengakuan. Dalam hukum acara pidana, tidak boleh terikat dalam sebuah pengakuan. Tapi memang sudah ada informasi yang mengarah kejelasan," jelas Shinto dalam kepada media.

Loading...
Loading...