Jumat, 22 Maret 2019 20:07 WITA

Suara Caleg yang Parpolnya Digugurkan Tetap Dianggap Sah, Tapi...

Penulis: Rizal
Editor: Aswad Syam
Suara Caleg yang Parpolnya Digugurkan Tetap Dianggap Sah, Tapi...
Ilustrasi KPU

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia membatalkan keikutsertaan 9 partai politik di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, dalam ajang Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Hal tersebut lantaran pengurus parpol setempat tak menyetor Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) hingga batas waktu 10 Maret 2019 lalu.

Sanksinya, partai bersangkutan tidak dapat diikutkan dalam penghitungan perolehan kursi di seluruh daerah pemilihan. Ini diatur dalam Pasal 8 ayat (5) Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih Dalam Pemilihan Umum.

Meski digugurkan, nama parpol dan nama caleg ke sembilan partai tersebut, tetap tercantum dalam surat suara. Jika pemilih tetap mencoblos para caleg, suaranya tetap sah dan dihitung tetapi tidak masuk dalam rekapitulasi perolehan kursi.

Loading...

"Hanya penetapannya saja direkapitulasi yang akan dinyatakan tidak ada atau dianggap tidak bermakna," kata Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sulsel, Asrar Marlang.

Sebelumnya, Komisioner KPU RI Hasyim Asyari pada Kamis (21/3/2019) lalu menjelaskan, surat suara sudah dicetak tetap dengan kolom nama caleg dan partai politiknya, meski ada yang digugurkan.

"Kalau tetap dicoblos pada hari pemungutan suara tetap dianggap sah, hanya saja nanti ketika penetapan hasil itu dianggap tidak ada, tidak dihitung, dianggap tidak bermakna suaranya," singkat Hasyim.

Tags
Loading...
Loading...