Jumat, 22 Maret 2019 17:06 WITA

Ini Pernyataan Medis Soal Penyebab Dua Wanita Nekat Loncat dari Lantai 3

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
Ini Pernyataan Medis Soal Penyebab Dua Wanita Nekat Loncat dari Lantai 3
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani (tengah), bersama dokter kejiwaan RS Bhayangkara, dr Ham Fransiscus Susanto (kanan), saat menjelaskan penyebab Sarah dan Hana melompat dari ruko di Pabaengbaeng. (Foto: Azwar Basir/Rakyatku.com)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dokter kejiwaan RS Bhayangkara, dr Ham Fransiscus Susanto, menjelaskan secara medis penyebab Sarah dan Hana Wahyuni nekat loncat dari lantai 3 Graha Modern Jaya kost b17 Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Dokter Ham Fransiscus Susanto mengatakan, ekstasi yang dikonsumsi kedua wanita tersebut merupakan obat-obatan stimulan, di mana dapat meningkatkan zat di otak, sehingga yang bersangkutan merasakan kebahagiaan, kesenangan, dan kenyamanan.

"Tetapi dampaknya juga dari peningkatan itu, bisa memicu gangguan jiwa. Dan ternyata dengan kombinasi alkohol tingkat keracunan dari obat inex itu justru lebih meningkat lagi," ujar dr Ham Fransiscus Susanto di RS Bhayangkara, Jumat (22/3/2019).

Katanya, mereka yang menggunakan satu obat sudah nyaman apalagi jika ditambah alkohol efeknya akan lebih meningkat lagi. Sehingga mereka yang mengonsumsi tidak bisa lagi mengendalikan dirinya.

"Yang terjadi mereka yang menggunakan atau mengkonsumsi, bisa lepas kontrol perilakunya bisa impulsif jika kecewa atau sedih, bisa melakukan tindakan-tindakan yang diambil tanpa pikir panjang. Nah seperti ini yang dirasakan kemarin kedua perempuan tersebut," bebernya.

Loading...

Saat ini, kondisi mental kedua perempuan tersebut sudah mulai stabil. Namun tetap masih merasa trauma setelah nekat lompat dari lantai 3. 

"Kondisi mental saat ini cukup stabil walaupun masih ada tanda-tanda trauma psikologis akibat kejadian tersebut," katanya.

Sementara untuk kondisi fisik Sarah dan Hana Wahyuni tidak terlalu parah, tidak ada luka berat yang dialami apalagi sampai patah tulang. Hal itu setelah pihak rumah sakit melakukan foto rontgen di seluruh tubuhnya.

"Untuk kondisi fisiknya dari hasil pemeriksaan keluhan nyeri yang dirasakan yang bersangkutan ketika dilakukan pemeriksaan dengan foto rontgen tidak ditemukan tanda-tanda patah atau luka dalam. Cuman memang ada luka di siku dan lebam di betis untuk sarah, dan Wahyuni masih mengeluhkan nyeri pada daerah pinggang punggung bawah," tutupnya.

Loading...
Loading...