Kamis, 21 Maret 2019 19:26 WITA

Anak dan Pelaku Cekcok Usai Pesta Miras, Ayah Tewas Ditikam Pakai Badik

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Anak dan Pelaku Cekcok Usai Pesta Miras, Ayah Tewas Ditikam Pakai Badik
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga menanyai pelaku soal barang bukti di Mapolres Gowa, Kamis (21/3/2019).

RAKYATKU.COM, GOWA - Rabu, 20 Maret 2019. Daeng Dimung (75) meregang nyawa, usai ditikam Baba (28) di Desa Borongpalala, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa.

Usai menikam kakek tersebut, Baba kemudian melarikan diri. Namun tiga jam kemudian, Satreskrim Polres Gowa berhasil meringkusnya di jalan Poros Malino, Gowa. Dia ditangkap sekitar pukul 21.00 Wita. 

Tadi, Kamis, 21 Maret 2019, Baba dihadirkan dalam konferensi pers Polres Gowa, yang dipimpin langsung Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga.

Dalam konferensi pers tersebut dijelaskan, penikaman Daeng Dimung berawal dari cekcok anak korban dengan pelaku.

Saat itu, keduanya baru saja usai meminum minuman keras. Entah bagaimana, keduanya kemudian terlibat perkelahian. Pelaku kemudian mencabut badik.

Melihat nyawa putranya terancam, Daeng Dimung lalu keluar dari rumahnya membawa parang. Namun karena kekuatan yang sudah usur, tentu saja Daeng Dimung kalah lincah.

Sebuah tikaman badik mendarat di dada sebelah kanan korban. Sang kakek langsung meregang nyawa. Korban meninggal di tempat. 

Loading...

Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa 1 bilah badik dengan panjang 23 cm dan lebar 3 cm, 1 bilah parang milik korban, celana jins warna biru milik pelaku, 1 pasang sandal milik pelaku, dan 1 unit sepeda motor Yamaha nopol DD 5217 AQ yang juga milik pelaku.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan, pelaku kini ditahan di Mapolres Gowa, dan dikenakan pasal berlapis yakni pasal 338 KUHP ancaman hukuman 15 tahun penjara atau pasal 351 ayat (3) KUHP ancaman hukuman 7 tahun penjara. 

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan sebelumnya menghimbau pihak keluarga untuk tidak melakukan tindakan balasan dan mempercayakan penanganannya kepada pihak Kepolisian. 

"Pihak kami masih mendalami apakah pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga atau tidak," ucapnya kepada wartawan.

"Pihak keluarga korban telah percaya dengan kami untuk menuntaskan kasus ini dan akan menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal," tegas Shinto.

Loading...
Loading...