Kamis, 21 Maret 2019 10:11 WITA

Temannya Mencekik, Pria Ini yang Bakar Mayat Ratu Kecantikan Itu

Editor: Aswad Syam
Temannya Mencekik, Pria Ini yang Bakar Mayat Ratu Kecantikan Itu
Tara Grinstead semasa hidup

RAKYATKU.COM, ATLANTA - Awalnya membantah, akhirnya Bo Dukes mengaku ikut membantu dalam pembunuhan seorang ratu kecantikan.

Dalam sebuah rekaman interogasi penyelidik federal yang beredar baru-baru itu, pria Georgia itu mengaku membantu membakar tubuh seorang guru SMA cantik. Rekaman itu diperlihatkan ke juri pada persidangan hari Rabu, 20 Maret 2019.

Rekaman itu dijadikan alat bukti pada hari ketiga persidangan untuk Bo Dukes, yang didakwa membuat pernyataan palsu, menghalangi penangkapan seorang penjahat dan menyembunyikan kematian orang lain.

"Saya bosan hidup seperti ini," kata Dukes kepada Biro Investigasi Georgia dalam rekaman tahun 2017, menurut Atlanta Journal-Constitution. 

Temannya Mencekik, Pria Ini yang Bakar Mayat Ratu Kecantikan Itu

Bo Dukes

Tara Grinstead (30), menghilang dari rumahnya di Ocilla pada Oktober 2005. Ryan Alexander Duke, yang tidak ada hubungannya dengan Dukes, didakwa atas kematian mantan ratu kecantikan pada Februari 2017. 

Bo Dukes disadap sebagai kaki tangan. Pihak berwenang yakin, dia membantu temannya membuang mayat itu.  

Dalam rekaman itu, Dukes memberi tahu pihak berwenang, bahwa temannya mengatakan kepadanya pada hari berikutnya, ketika dia membunuh wanita itu dan menggunakan truk pikapnya untuk memindahkan mayat itu. 

Loading...

Dilansir dari Fox News, keduanya pergi untuk menyembunyikan tubuh wanita itu di sebuah kebun kemiri milik paman Dukes. Dalam rekaman itu, Dukes dapat didengar menggambarkan, bahwa butuh dua hari untuk membakar tubuh wanita itu.

Temannya Mencekik, Pria Ini yang Bakar Mayat Ratu Kecantikan Itu

Alexander Ryan Duke

Dukes menjelaskan, Duke mengatakan kepadanya bahwa dia menggunakan kartu kredit untuk masuk ke dalam rumah wanita itu, ketika dia tidur. Dukes mengatakan, temannya mengakui mencekik korban di kamar tidurnya.

Dipercayai, bahwa pria itu masuk ke rumah wanita itu untuk mencuri uang untuk obat-obatan, tetapi Dukes tidak pernah menunjukkan motif.  

Pengacara Distrik Irwin Paul Bowden bersaksi pada hari Rabu, untuk mengecam klaim dari pengacara pembela Dukes, bahwa dia telah menawarkan pria itu kesepakatan jika dia menyerahkan temannya ke pihak berwenang. 

Seorang antropolog dari Kennesaw State University juga bersaksi pada hari Rabu, bahwa fragmen tulang dan gigi ditemukan pada saat pasangan itu mengatakan mereka membakar tubuh Grinstead.  

Laboratorium kejahatan GBI juga memberikan kesaksian, bahwa sarung tangan lateks ditemukan di rumah Grinstead yang memiliki DNA kedua pelaku.

Loading...
Loading...