Kamis, 21 Maret 2019 09:34 WITA

Siswa Sekolah Muslim Selandia Baru Kenang Korban Christchurch dengan Tarian Haka

Editor: Aswad Syam
Siswa Sekolah Muslim Selandia Baru Kenang Korban Christchurch dengan Tarian Haka
Siswa sekolah muslim, memberi penghormatan kepada korban Christchurch dengan melakukan tarian Haka.

RAKYATKU.COM, SELANDIA BARU - Siswa di sekolah Muslim terbesar di Selandia Baru, telah melakukan haka emosional untuk menghormati mereka yang meninggal selama serangan teror Christchurch.

Ratusan orang berkumpul di Sekolah Al Madinah di Auckland, Pulau Utara Selandia Baru, pada hari Rabu, untuk memberikan penghormatan kepada 50 orang yang tewas dalam penembakan di masjid pada hari Jumat, 15 Maret 2019 lalu.

Pertemuan itu dipenuhi dengan pidato-pidato sepenuh hati, yang menampilkan pesan-pesan tentang kesetaraan dan keragaman, penampilan para siswa muda itulah yang mengejutkan semua orang yang hadir.

Anak-anak lelaki itu, mengenakan seragam sekolah putih mereka, membuat para hadirin mengaum dengan membawakan lagu Ka Mate. 

Kinerja mereka menandakan kekuatan dan persatuan dengan menggabungkan dua budaya.

Para siswa mengatakan kepada 1News, bahwa mereka gugup sebelum pertunjukan karena kerumunan yang besar. Tetapi respons yang diterima membuat mereka merasa emosional.

Loading...

Polisi bersenjata telah berjaga sejak serangan hari Jumat di mana dua masjid menjadi sasaran.

"Mereka mencoba menghancurkan kita," Guru, Sheik Sarfaraz berkata. "Mereka tidak akan pernah mengira bahwa ini adalah cara kita menyerang balik, dipersatukan dan menjadi begitu bersama."

Wali Kota Auckland, Phil Goff mengatakan kepada orang banyak, bahwa sementara luka tidak dapat dilakukan, Selandia Baru yang lebih baik dapat dibangun.

"Kami ingin membangun negara di mana semua orang sama dan diperlakukan sama dengan hormat tanpa memandang ras, warna kulit, atau kepercayaan," katanya.

"Sebuah negara tempat kami menganggap keberagaman sebagai sesuatu yang memperkaya kami, dan tidak memecah belah kami, sebuah negara tempat anak-anak kami dapat tumbuh dewasa untuk hidup di tempat yang damai dan harmonis."

Loading...
Loading...