Rabu, 20 Maret 2019 23:45 WITA

Elektabilitasnya Melorot, Prabowo-Sandi Naik 4,7 Persen, Jokowi Bilang Begini

Editor: Abu Asyraf
Elektabilitasnya Melorot, Prabowo-Sandi Naik 4,7 Persen, Jokowi Bilang Begini
Jokowi di tengah kader Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI).

RAKYATKU.COM - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo alias Jokowi mengaku tak terlalu risau dengan hasil survei terbaru Litbang Kompas. Meski masih unggul, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Jokowi-Ma'ruf anjlok sekitar tiga persen.

Dalam survei yang digelar 22 Februari hingga 5 Maret 2019, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin menurun menjadi 49,2 persen. Sementara Prabowo-Sandiaga naik menjadi 37,4 persen.

Artinya, selisih elektabilitas kedua pasangan calon tinggal 11,8 persen. Ada peluang Prabowo-Sandi menyalip. Apalagi masih ada 13,4 persen yang belum menentukan pilihan.

Survei ini melibatkan 2.000 responden dengan margin of error kurang lebih 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menanggapi hasil survei terbaru itu, Jokowi mengatakan hasil survei yang baik bisa melemahkan atau membuat lengah. 

Jokowi mengatakan hasil survei yang tidak baiklah yang justru bisa menjadi pemicu semangat timnya bekerja lebih baik di lapangan. Apalagi waktu pencoblosan terhitung tidak lebih dari sebulan lagi.

"Tetapi hasil survei yang tidak baik atau kecil malah mendorong-memicu seluruh relawan dan kader untuk bekerja lebih militan lagi," kata Jokowi kepada wartawan di sekretariat DPD PDIP DKI Jakarta, Jl Tebet Raya, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Sebelumnya, Jokowi mengatakan ada banyak lembaga survei di Indonesia yang merilis tingkat elektabilitas sementara untuk Pilpres 2019. Semuanya jadi bahan masukan baginya, termasuk survei Litbang Kompas.

Loading...

"Ya survei kan banyak sekali. Ada berapa? Mungkin ada lebih dari 10. Semuanya kita pakai untuk evaluasi, untuk koreksi, untuk memacu bekerja lebih baik lagi," kata Jokowi seperti dikutip dari Detikcom.

Berikut elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga berdasarkan hasil lima survei terakhir:

1. Litbang Kompas
Waktu: 22 Februari-5 Maret 2019 
Jumlah responden: 2.000
Margin of error: +/- 2,2% (tingkat kepercayaan 95%).
Hasil:
-Jokowi-Ma'ruf Amin 49,2%
-Prabowo-Sandiaga 37,4%
-Undecided Voters: 13,4%

2. SMRC
Waktu: 24-31 Januari 2019
Jumlah responden: 1.620
Margin of error: +/- 2,65% (tingkat kepercayaan 95%)
Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 54,9%
- Prabowo-Sandiaga: 32,1%
- Undecided Voters: 13,0%

3. PolMark Indonesia
Waktu: Oktober 2018-Februari 2019
Jumlah responden: 440 di masing-masing 72 dapil
Margin of error: +/- 4,8% dan 880 responden di 1 dapil dengan margin of error +/- 3,4% (tingkat kepercayaan 95%)
Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 40,4%
- Prabowo-Sandiaga: 25,8%
- Undecided Voters: 33,8%

4. Konsep Indonesia (Konsepindo Research and Consulting)
Waktu: 17-24 Februari 2019
Jumlah responden: 1.200
Margin of error: +/- 2,9% (tingkat kepercayaan 95%)
Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 54,8%
- Prabowo-Sandiaga: 34,1%
- Undecided Voters: 11,1%

5. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA
Waktu: 18-25 Februari 2019
Jumlah responden: 1.200
Margin of error: +/- 2,90% (tingkat kepercayaan 95%)
Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 58,7%
- Prabowo-Sandiaga: 30,9%
- Undecided Voters: 9,90%.
 

Loading...
Loading...