Rabu, 20 Maret 2019 13:51 WITA

Penanganan Banjir di Sulawesi Selatan Perlu Sinergitas Lintas Sektor

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Andi Chaerul Fadli
Penanganan Banjir di Sulawesi Selatan Perlu Sinergitas Lintas Sektor

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua Tim kajian Banjir Sulawesi Selatan, Syamsul Rijal mengatakan,  fenomena hujan ekstrim pada 22 Januari 2019 Lalu berdampak signifikan terhadap beberapa wilayah DAS serta Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan.  

"Kejadian kemarin menjadi peringatan bagi kita untuk mencegah terjadinya banjir yang lebih besar lagi. Sehingga melalui tim kajian ini kita ingin memperjelas wilayah-wilayah rawan banjir serta penyebabnya," ungkapnya di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (20/3/2019).

Menurutnya, banjir ini akan terus mengalami dampak yang besar jika tidak segera diantisipasi dengan baik dan benar. Sehingga, kata dia, diperlukan sinergitas lintas sektor mulai dari Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi-instansi terkait.  

"Kedepannya kita perlu sinergi dengan semua pihak, kita memberdayakan semua yang kita punya termasuk pihak-pihak yang ingin terlibat dalam penanganan banjir ini," ungkapnya. 

Loading...

Ia menjelaskan, kajian banjir tersebut ingin memperlihatkan penanganan yang akan dilakukan di bagian Daerah Arus Sungai (DAS) mulai dari hulu, tengah, hingga hilir. Serta menghadirkan program-program yang akan dilakukan baik jangka pendek, menengah, serta jangka panjang.  

"Sehingga harapan kita dalam satu tahun ini, kita bisa meminumkan resiko yang akan terjadi kedepan. Dan Tim ini juga akan terus bekerja melakukan kajian utamanya daerah DAS di bagian Utara dan sekitarnya," ungkapnya. 

Tags
Loading...
Loading...