Rabu, 20 Maret 2019 08:19 WITA

Paus Fransiskus Tolak Pengunduran Diri Kardinal yang Menutupi Kasus Pelecehan Seks

Editor: Suriawati
Paus Fransiskus Tolak Pengunduran Diri Kardinal yang Menutupi Kasus Pelecehan Seks
Kardinal Philippe Barbarin

RAKYATKU.COM - Paus Fransiskus menolak pengunduran diri seorang kardinal Vatikan, yang telah dihukum karena menutup-nutupi tuduhan pelecehan seks.

Kardinal Philippe Barbarin, uskup agung Lyon, dinyatakan bersalah oleh pengadilan Prancis pada 7 Maret karena tidak melaporkan pelecehan seksual oleh seorang imam di keuskupannya. Atas kesalahan itu, Barbarin dijatuhi hukuman percobaan enam bulan.

Tak lama setelah putusan, Kardinal berusia 68 tahun itu segera menawarkan untuk mengundurkan diri, meskipun ia mengajukan banding.

Dia bertemu dengan Paus pada hari Senin untuk menyerahkan pengunduran dirinya secara pribadi.

Lalu pada hari Selasa, juru bicara Vatikan, Alessandro Gisotti, mengatakan bahwa Paus tidak menerima pengunduran duri Barbarin.

Kardinal Barbarin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Paus telah "memberi saya kebebasan untuk membuat keputusan yang tampaknya terbaik, hari ini, untuk kehidupan keuskupan Lyon.”

loading...

Atas saran paus, katanya, dia minggir "sebentar," dan akan menyerahkan urusan sehari-hari gereja kepada Pastor Yves Baumgarten, vikjen di Lyon.

Gisotti menggunakan banyak bahasa yang sama, mengatakan bahwa paus telah memberikan Kardinal Barbarin kebebasan untuk membuat keputusan yang paling tepat untuk keuskupannya, dan bahwa Kardinal Barbarin telah memutuskan mundur sementara untuk beberapa waktu.

Anne Barrett Doyle, wakil direktur kelompok advokasi BishopAccountability.org, mengecam tindakan paus.

"Keputusan Paus Francisiskus untuk menolak pengunduran diri Kardinal Barbarin hari ini adalah pengingat menyedihkan tentang pengabaian otokratis paus bagi para korban," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Sekali lagi, Francisiskus berdiri di samping seorang uskup yang terlibat dan menolak kesaksian para penyintas."

Loading...
Loading...