Selasa, 19 Maret 2019 14:11 WITA

Rekonstruksi Pembunuhan Aldama Putra, 54 Adegan Diperagakan 

Penulis: Azwar Basir
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Rekonstruksi Pembunuhan Aldama Putra, 54 Adegan Diperagakan 
Rekonstruksi kasus kematian Aldama di kampus ATKP Makassar, Senin (18/3/2019). (Foto: Arfa Ramlan/Rakyatku.com)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sebanyak 54 adegan dilakukan dalam rekonstruksi kasus kematian Aldama Putra Pongkala (19), taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar.

Dalam rekonstruksi yang digelar Senin (18/3/2019) kemarin, 54 adegan yang diperagakan oleh korban dan tersangka itu mulai saat Aldama turun dari motor saat diantar ayahnya, Pelda Daniel hingga korban diantar ke Rumah Sakit Sayang Rakyat. 

"Ada 54 adegan yang diperagakan dalam proses rekonstruksi kemarin," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko.

Indratmoko mengatakan, setelah proses rekonstruksi tersebut, pihaknya akan melakukan pengembangan dengan memanggil sejumlah saksi-saksi yang belum sempat. Sebab, ada saksi-saksi yang baru terungkap dalam proses rekonstruksi kemarin. 

"Kemarin ada sekitar 15 saksi yang kita periksa, nah kita liat sendiri ada beberapa saksi yang muncul tapi belum sempat dipanggil kemarin. Ada beberapa saksi yang baru muncul dan dari sini kita akan tindak lanjuti," bebernya.

Loading...

Sebelumnya, Indratmoko mengungkapkan bahwa dalam proses rekonstruksi ini, ada sejumlah fakta baru yang didapatkan oleh penyidik Polrestabes Makassar. Namun, pihaknya belum bisa menyebutkan fakta-fakta seperti apa yang ditemukan.

"Kemudian dari beberapa adegan yang kita peragakan, ada beberapa temuan baru, mohon maaf masih kami pelajari dulu terkait temuan tersebut. Selengkapnya nanti setelah selesai proses penyidikan," ungkapnya.
 
Ia pun berharap, setelah rekonstruksi tersebut, sudah diketahui kejadian sebenarnya, sehinga kasus ini dapat terungkap.

"Mudah-mudahan ini dapat kita lihat jalannya mulai dari awal hingga akhir. Sehingga kita dapat mengetahui kejadian secara jelas. Kita lihat bersama adegan per adegan berdasarkan saksi-saksi dan bukti," tutupnya. 
 

Loading...
Loading...