Selasa, 19 Maret 2019 01:01 WITA

"Terima Kasih Bikin Kami Waspada," Ujar Bintang Sepak Bola Muslim Australia Ini ke Tarrant

Editor: Aswad Syam
Bachar Houli

RAKYATKU.COM, AUSTRALIA - Muslim yang taat dan bintang sepak bola Asutralia (AFL), Bachar Houli, memiliki pesan untuk penembak pembantaian masjid di Christchurch. Dia berterima kasih telah meningkatkan kesadaran. 

Gelandang berusia 30 tahun, yang memenangkan premiership dengan Richmond pada 2017, percaya pembunuhan di masjid itu, yang diduga dilakukan oleh Brenton Tarrant Australia, Jumat lalu, menawarkan satu hal positif.

"Kejadian dari Christchurch, itu hanya membuat komunitas kami lebih kuat, sehingga tujuan si pembunuh, yah, Anda baru saja meningkatkan kesadaran. Jadi terima kasih," katanya kepada  news.com.au.

"Maaf untuk mengatakan itu kepada orang-orang yang telah kehilangan nyawa mereka. Karena kita merasakannya, aku merasakannya. Rasanya seperti salah satu dari saya sendiri telah jatuh. 

"Satu hal yang saya sukai dan saya sangat bangga menjadi seorang Muslim Australia, adalah kenyataan bahwa semua orang Australia telah mendukung...Sebagai orang Australia, kami merasakan derita kalian semua," tambah Houli.

Houli melanjutkan dengan menyatakan, sekaranglah saatnya bagi orang-orang dapat mempelajari satu atau dua hal tentang Islam dan berhenti hidup dalam gelembung yang bodoh. 

Loading...

Tarrant (28), seorang supremasi kulit putih yang menggambarkan dirinya sendiri, dituduh melakukan streaming langsung serangan itu di Facebook Jumat lalu.

Dia telah didakwa dengan satu tuduhan pembunuhan dan tidak menunjukkan penyesalan atas tindakan mengerikannya.

Houli juga mengungkapkan, ia meninggalkan pelatihan pra-musim awal pekan lalu di Punt Road, saat ia berjuang untuk memahami serangan yang tidak masuk akal di Christchurch.  

"Satu hal yang menonjol bagi saya dan ini harus menjadi pesan bagi semua orang, adalah bahwa orang pertama yang ditembak mati adalah orang yang menyambut pria bersenjata itu," katanya.

"Dia berkata, 'Selamat datang, saudara, silakan masuk.' Itu kata-kata terakhirnya sebelum dia meninggal," tambahnya.

Loading...
Loading...