Senin, 18 Maret 2019 23:16 WITA

Diperiksa 11 Jam, IYL Keluar dengan Senyum

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Aswad Syam
Diperiksa 11 Jam, IYL Keluar dengan Senyum
IYL usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus Kota Idaman.

RAKYATKU.COM, GOWA - Setelah sebelas jam diperiksa di ruang penyidik Tipikor Polres Gowa, mantan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo (IYL) keluar dengan senyum. Pria yang dua periode jadi Bupati di Gowa itu, didampingi beberapa pengacaranya.

IYL masuk ke ruang penyidik Tipikor sekitar pukul 10.30 Wita, dan keluar sekitar pukul 21.50 Wita. Ia diperiksa sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi di kawasan "kota idaman."

Pemeriksaan mantan orang nomor satu di Gowa tersebut terkait rencana pemindahan ibu kota Gowa ke Pattalassang, yang direncanakan sejak masa kepemimpinan IYL sebagai Bupati Gowa.

Saat keluar dari ruang penyidik, meski tampak kelelahan, IYL masih menyunggingkan senyum. 

Selama proses pemeriksaan, IYL dicecar tim Penyidik Satreskrim Polres Gowa sebanyak 73 pertanyaan. Pertanyaan tersebut dijawab secara kooperatif oleh IYL.

Wakapolres Gowa, Kompol Muh. Fajri Mustafa mengatakan, pemeriksaan terhadap IYL dijawab secara lugas dan kooperatif terkait keterlibatannya atas dugaan tindak pidana korupsi "kota idaman." Fajri mengapresiasi kehadiran dan jawaban IYL sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"Jadi selama pemeriksaan, kami tetap memberikan IYL waktu untuk beristirahat, makan dan salat. Kami juga sampaikan pada jadwal hari ini sesuai dengan jadwal pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi," jelasnya kepada media.

Loading...

Pihaknya mengakui, kawasan tersebut terdapat dugaan tindak pidana korupsi, sehingga rencana pemindahan ibukota Pemerintah Kabupaten Gowa tersebut, terkendala sejak beberapa tahun lalu.

Ichsan Yasin Limpo sebagai saksi dalam pemeriksaan tersebut menjelaskan, dirinya tidak bisa menjelaskan poin terpenting terkait proses pemeriksaan dirinya sejak pagi hari tadi. Menurutnya, hal tersebut terkait Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang tidak bisa disebarluaskan.

"Pemeriksaan kedua ini seputar "kota idaman" karena BAP tidak bisa saya bocorkan. Poin-poin terpenting selama pemeriksaan tersebut juga sudah masuk dalam BAP yang tidak bisa dibocorkan. Intinya, kawasan tersebut sama sekali tidak ada tindak pidana korupsi," jelasnya kepada media.

Setelah menjalani pemeriksaan, Ichsan bergegas masuk ke mobil pribadinya sembari tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media.

Ini adalah pemeriksaan kedua Ichsan. Sebelumnya, pemeriksaan juga dilakukan oleh Tim Sat Reskrim Polres Gowa terhadap Ichsan pada Jumat (15/3/2019) lalu.

Loading...
Loading...