Minggu, 17 Maret 2019 15:34 WITA

Sering Menangis, Bayi Disiksa Ibu dan Pacarnya Hingga Tewas

Editor: Aswad Syam
Sering Menangis, Bayi Disiksa Ibu dan Pacarnya Hingga Tewas
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, TAIWAN - Menurut Taiwan News, seorang bayi perempuan berusia satu tahun, meninggal setelah disiksa ibunya dan tiga pria lainnya.

Insiden itu terjadi di sebuah rumah di Kota Tainan, Taiwan dan dilaporkan pada 15 Januari awal tahun ini. 

Ibunya yang berusia 17 tahun, Hsueh, mengaku sering memukuli anaknya bersama pacarnya dan dua sepupunya. 

Mereka berempat dilaporkan tinggal bersama korban dan mengatakan, mereka hanya melakukannya untuk mendisiplinkan anak. 

Menurut jaksa Tainan, Yeh Ching-Tsai, mereka berempat sering kesal dengan tangisan bayi, dan sering menyiksa anak dengan tangan kosong atau dengan berbagai barang. 

Gadis itu baru berusia di bawah satu setengah tahun, dan belum bisa berbicara. 

Dia disiksa selama 3 bulan sebelum meninggal. Yeh melaporkan bahwa korban juga tidak diberi makan secara teratur dan tidak bisa tidur cukup, karena semua pemukulan. 

Dia juga menyebutkan, korban tidak pernah dikirim ke rumah sakit atau dirawat, setelah setiap episode penyiksaan.

Loading...

Pada 15 Januari, para tersangka masih memukuli gadis itu meskipun tubuhnya penuh memar. 

Setelah beberapa jam, keempat terdakwa menemukan suhu tubuh bayi telah turun secara signifikan, dan bola matanya telah menggulung ke dalam kepalanya. 

Meski begitu, mereka tidak membawa gadis berusia 1 tahun itu ke rumah sakit, dan sayangnya dia meninggal siang itu. 

Sejak itu, ketiga pria dewasa telah didakwa atas tuduhan sengaja melukai bayi, menjadi kasar, dan melakukan pembunuhan. 

Jaksa yang bertanggung jawab saat ini, meminta ketiga orang itu menjalani hukuman seumur hidup di penjara, karena sifat kejahatan mereka tercela. 

Ibunya, di sisi lain, yang baru berusia 17 tahun, diserahkan ke tahanan sebagaimana diputuskan oleh pengadilan remaja.

Loading...
Loading...