Minggu, 17 Maret 2019 10:10 WITA

"Polisi Harus Tangkap Senator Anning," Pengacara Top Tawari Pendampingan Gratis ke Connolly

Editor: Aswad Syam
Pengecara terkenal, Adam Houda, mengaku siap memberikan pendampingan gratis kepada Will Connolly, jika dia rencana menuntut Fraser Anning.

RAKYATKU.COM, SYDNEY - Sejak peredaran luas video Will Connolly (17) memecahkan telur ke kepala Senator Fraser Anning, Adam Houda, seorang pengacara kriminal terkenal, menuntut Anning menghadapi dakwaan atas tindakannya. 

Di twitter, pengacara yang kerap mendampingi terdakwa teroris mengatakan, itu adalah kasus yang jelas tentang penyerangan terhadap seorang anak. 

"Aku baru saja melihat rekaman Fraser Anning. Anning bereaksi dengan menyerang pemuda itu. Polisi sekarang wajib menuntut Anning," tweetnya.

"Aku sudah menjadi pengacara selama lebih dari dua dekade, dan menurutku, tidak ada argumen bahwa Anning bertindak membela diri," tambahnya. 

Houda, yang adalah mantan pengacara pria bersenjata pengepungan Sydney Lindt Cafe Man Haron Monis, telah menawarkan untuk mendampingi remaja itu secara gratis.

"Bukti video itu jelas. Anning tidak memiliki pertahanan. Saya akan memantau situasi dengan cermat," ungkapnya.

"Aku tidak pernah mengejar klien, tetapi aku sudah menyatakan di sana bahwa aku senang membantunya. Sekarang terserah dia (Will Connolly) dan orang tuanya," tambah Houda.

Polisi Victoria merilis pernyataan yang mengatakan, mereka terus menyelidiki insiden 'secara keseluruhan' termasuk tindakan Anning dan lain-lain. 

Rekaman yang mengganggu juga muncul, yang memperlihatkan para pendukung Anning menjatuhkan bocah lelaki itu ke tanah dalam cengkeraman yang mencekik, sementara yang lain mengejek remaja itu. 

"Kamu tidak lain adalah manusia yang lemah," seorang laki-laki terdengar berkata. 

Dorongan itu terjadi sehari setelah Anning merilis pernyataan, di mana ia menyalahkan imigrasi Muslim atas serangan teror di Christchurch, Selandia Baru pada hari Jumat, di mana 50 orang tewas. 

"Penyebab sesungguhnya dari pertumpahan darah di jalan-jalan Selandia Baru hari ini adalah program imigrasi, yang memungkinkan kaum Muslim fanatik untuk bermigrasi ke Selandia Baru," kata pernyataannya.  

Loading...

Fraser Anning

Dia menghadapi serangan balasan yang luas setelah rilis pernyataannya.

Petisi Change.org yang menyerukan agar Anning dicopot dari parlemen telah ditandatangani lebih dari 250.000 kali.

"Senator Fraser Anning tidak memiliki tempat di pemerintahan negara kita yang demokratis dan multikultural," kata petisi itu.  

"Kami meminta dia dikeluarkan dari posisinya sebagai Senator, dan diselidiki oleh lembaga penegak hukum karena mendukung terorisme sayap kanan." 

Petisi tersebut berbicara tentang pernyataan Anning tentang serangan Christchurch.

"Kami menyerukan pemerintah Australia untuk mengusir pria yang menyalahkan korban atas kematian mereka yang kejam, dan menggunakan referensi genosida untuk melanjutkan agendanya yang penuh kebencian," kata petisi itu. 

"Tidak ada tempat di pemerintah Australia untuk Neo-Nazi. Tidak ada tempat untuk fanatisme. Tidak ada tempat untuk pidato kebencian."

Politisi telah mengutuk Anning atas komentarnya. 

Perdana Menteri Scott Morrison juga mengecam komentar senator independen itu dalam sebuah tweet pada hari Jumat.

"Pernyataan Senator Fraser Anning menyalahkan serangan pembunuhan oleh seorang teroris ekstrimis sayap kanan di Selandia Baru tentang imigrasi menjijikkan. Pandangan ini tidak memiliki tempat di Australia, apalagi di Parlemen Australia," ujar Morrison.

Frontbencher buruh Tony Burke mengatakan kepada ABC 'normalisasi kefanatikan adalah sesuatu yang tidak hanya terbatas padanya'. 

“Kita perlu membatalkannya, kita perlu memastikan bahwa tidak ada anggota parlemen yang mendukungnya. Dia ingin konflik dan dia ingin ketenaran," katanya, Sabtu.

Loading...
Loading...