Sabtu, 16 Maret 2019 00:02 WITA

Diperiksa 10 Jam, IYL: Pembangunan "Kota Idaman" dari Developer, Bukan dari Pemkab Maupun Pusat

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Nur Hidayat Said
Diperiksa 10 Jam, IYL: Pembangunan
Ichsan Yasin Limpo.

RAKYATKU.COM, GOWA - Mantan Bupati Gowa dua periode, Ichsan Yasin Limpo (IYL), menegaskan pembangunan "kota idaman" di Kecamatan Pattalassang bukan dari proyek Pemerintah Kabupaten Gowa.

Menurutnya, pembangunan kota idaman tersebut merupakan dari pihak developer. Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sama sekali tidak memiliki dana ataupun saham masuk ke pembangunannya.

Hal itu disampaikan Ichsan usai menjalani pemeriksaan selama 10 jam di Sat Reskrim Polres Gowa, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 22.00 Wita.

"Sekarang apakah saya ingin memperkaya diri sendiri atau kelompok? Apa yang saya labrak dalam aturan hukum? Semua prosedur berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," jelas Ichsan.

Dirinya membantah adanya tindak pidana korupsi di kawasan pembangunan tersebut yang sangat jelas bukan dari Pemkab Gowa. 

Loading...

Ichsan pada saat menjabat sebagai Bupati Gowa selama hanya mengeluarkan izin prinsip dan izin lokasi kepada developer.

"Ini prosesnya sejak tahun 2008. Alokasi Pemerintah Kabupaten Gowa adalah pengembangan pemrukiman seperti Maros adalah pengembangan kawasan industri. Inilah yang kita breakdown dan kita buatlah kawasan terpadu yang di dalamnya ada 'kota idaman' oleh developer," ucap Ichsan.

Wakapolres Gowa, Kompol Muh Fajri Mustafa maupun Tim Sat Reskrim Polres Gowa belum bisa memberikan pernyataan terkait hasil pemeriksaan mantan orang nomor satu di Gowa tersebut. Dalam pemeriksaan, Ichsan berstatus sebagai saksi.

Loading...
Loading...