Jumat, 15 Maret 2019 09:52 WITA

Keluarga Otak Pencuri Laptop tak Terima Anaknya Meninggal, Jenazahnya Langsung Diautopsi

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
Keluarga Otak Pencuri Laptop tak Terima Anaknya Meninggal, Jenazahnya Langsung Diautopsi
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Keluarga otak pencurian laptop di Jalan Muhajirin Makassar beberapa waktu lalu, tidak menerima Ikbal meninggal begitu saja. Keluarganya pun mengamuk di RS Bhayangkara.

Atas kejadian itu, jenazah Ikbal langsung diautopsi sebelum dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan. Setelah jenazah Ikbal sudah dimakamkan, keluarga Ikbal kembali mendatangi Polsek Tamalate, menuntut dan meminta pertanggungjawaban atas kematian Ikbal.

Kapolsek Tamalate Kompol Arifuddin mengatakan, Dokpol Polda Sulsel sudah melakukan autopsi terhadap jenazah Ikbal, dan ia meminta kepada keluarga untuk menunggu hasil autopsi dari Dokpol tersebut.

"Untuk sementara kita menunggu hasil autopsi dari Dokpol tentang luka-luka di badannya. Autopsi juga dilakukan atas permintaan dari keluarganya kemarin," ujar Kompol Arifuddin kepada Rakyatku.com.

Menurutnya, Ikbal saat diamankan di Jalan Cendrawasih tidak ada kekerasan, Ikbal juga tidak dimassa, langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi, untuk dimintai keterangan atas terlibatnya dalam pencurian laptop yang dilakukan oleh Ana (18).

Loading...

"Waktu penangkapan, dia diamankan di dekat rumahnya di Jalan Cendrawasih, tidak ada penembakan dia juga tidak dimassa," tuturnya.

Sebelumnya, Kompol Arifuddin mengungkapkan, s0ebelum dibawa ke RS Bhayangkara, Ikbal di dalam ruangan tahanan mual dan muntah-muntah. Sehingga ia langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk diperiksa.

"Sebelumnya dia muntah-muntah dan langsung dibawa oleh anggota ke RS Bhayangkara, tapi pas di RS Bhayangkara dokter bilang Ikbal sudah meninggal, kita kemarin cari tahu apakah dia punya penyakit," tutupnya. 

Loading...
Loading...