Kamis, 14 Maret 2019 17:39 WITA

"Semen Dia Hidup-hidup," Perintah Wanita Ini ke Pembunuh Bayaran Setelah Cintanya Ditolak

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, SISILIA - Seorang wanita berusia 64 tahun, yang belum diungkap identitasnya, ditangkap bersama empat anggota mafia Riesi, Italia. Penangkapan itu, terkait penemuan sesosok mayat yang disemen di dinding sebuah vila di Senago, beberapa kilometer dari Monza.

Mayat itu seorang pria, ditemukan saat vila tersebut direnovasi. Mayat itu diidentifikasi sebagai Lamaj Astrid, seorang warga negara Albania berusia 41 tahun. Dia menghilang tanpa jejak pada tahun 2013. 

Saat mayat tersebut diidentifikasi, wanita itu hendak melarikan diri. Namun, petugas berhasil mencegatnya di bandara Genoa.

Dilansir dari The Guardian, wanita itu mengaku kepada penyelidik, dia membunuh mantan pacarnya itu, setelah cintanya ditolak, dan korban mencuri perhiasannya.

Dia lalu menelepon seorang anggota mafia. "Semen dia hidup-hidup," perintahnya.

Empat anggota mafia Riesi, akhirnya melaksanakan perintah. Korban disemen di dinding vila.

Loading...

“Wanita itu memiliki kontak penting di mafia Riesi,” kata seorang komandan polisi kepada surat kabar La Republica. 

Tubuh pria tersebut diidentifikasi dari potongan-potongan pakaiannya yang ditemukan dari rongga pilar.

Salvatore Lupo, seorang profesor sejarah kontemporer di Universitas Palermo dan seorang pakar terkenal dalam sejarah yang disebut Cosa Nostra di Italia menyebut, praktik semen itu sudah lama dilakukan anggota mafia di Italia, sebagai salah satu cara pembunuhan untuk menghilangkan jejak.

“Ini adalah praktik yang sangat rasional karena jika mayat itu tidak ditemukan, penyelidikan polisi akan melambat,” ujar Lupo. 

Loading...
Loading...