Kamis, 14 Maret 2019 14:40 WITA

Sidang Korporasi Abu Tours, Jalan Bagi Jaksa Telusuri Aset-aset Baru

Penulis: Himawan
Editor: Aswad Syam
Sidang Korporasi Abu Tours, Jalan Bagi Jaksa Telusuri Aset-aset Baru
Suasana persidangan kasus Abu Tours.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tim Jaksa Penuntut Umum kini rutin mengejar aset-aset baru Abu Tours yang belum tersita. Hal ini ditegaskan dalam pernyataan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sulsel Narendra Jatna, usai sidang korporasi Abu Tours digelar perdana di Pengadilan Negeri Makassar. 

Narendra mengatakan, pertanggungjawaban korporasi Abu Tours dalam perkara penggelapan dan pencucian uang jemaah memang begitu penting. Menurutnya, hal ini diatur dalam undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang. 

"Ini merupakan terobosan baru dalam implementasi penegakan hukum, dan sebagai langkah aparat penegak hukum dalam rangka mengoptimalkan pelacakan aset dan pengembalian kerugian kepada korban," kata Narendra saat diwawancara di Pengadilan Negeri Makassar. 

Ketua Tim JPU ini juga mengaku sudah melacak aset-aset baru Abu Tours, baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak. Setidaknya, pihaknya sudah menyita uang senilai Rp1,7 miliar dan USD 24.421. 

Kehadiran Hamzah Mamba kata Narendra, hanya untuk dimintai keterangannya sebagai pemimpin Abu Tours. 

Loading...

"Abu Tours ini menciptakan pola down liner membuat agen dan mitra. Dimana uang yang sebetulnya untuk jemaah untuk umrah tetapi digunakan untuk bonus agen dan mitra dan dicampuradukkan antara aset PT di bawahnya dan aset pribadi," pungkasnya. 

Sementara itu, pengacara korporasi Abu Tours Tri Metty Siboro, mengaku keberatan dengan dakwaan jaksa. Menurutnya dakwaan tersebut sudah tidak tepat, karena Abu Tours maupun Hamzah Mamba sudah dipailitkan. 

"Kita lihat pasal yang dikenakan ke dia yakni pasal 6, dimana sanksinya itu adalah denda. Denda ini yang berhubungan dengan harta sementara yang berewnang dengan pailit dan aset Abu Tours ya kurator," kata Metty. 

Metty mengatakan, bakal mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum pada Rabu pekan depan.

Loading...
Loading...