Kamis, 14 Maret 2019 10:09 WITA

"Yang, Ada Satpol PP," Pria Ini Pun Loncat dari Lantai Dua Hotel

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi penggerebekan

RAKYATKU.COM, TANGERANG – Suasana di sebuah hotel melati di Jalan Merdeka Karawaci, Kota Tangerang, malam itu begitu sepi.

Namun, dari balik pintu kamar-kamar yang terletak di lantai dua, terdengar desahan-desahan tertahan. Termasuk di kamar yang dihuni U (30) dan SR, pasangan yang baru sebatas pacaran.

Saat lagi memburu kenikmatan, tiba-tiba pintu digedor dengan sangat keras. Permainan terlarang itu terhenti di tengah jalan.

SR turun dari tempat tidur. Wanita itu mencoba mengintip dari balik pintu. Dia melihat pria berseragam Satpol PP.

"Yang, ada satpol," ujar SR dengan suara pelan.

U yang saat itu tengah mengenakan celana, kemudian menuju jendela. Lalu tanpa pikir panjang, dia meloncat dari jendela lantai dua hotel itu.

Saat mendarat di tanah, sejenak U meringis kesakitan. Namun dia cepat bangkit sambil berlari terpincang-pincang. Sayang, petugas Satpol PP dibantu personel TNI dan kepolisian, berhasil mengamankannya.

“Dia takut pak, saya juga enggak nyangka dia bisa nekat kayak gitu,” kata SR sebagaimana dilansir dari Suaranusantara.

Loading...

Menurut pengakuan SR, dia dan U sudah setahun menjalin hubungan. Dia tak bisa menolak ajakan pria itu untuk melakukan perbuatan mesum.

“Saya diancam mau diputusin, sedangkan saya sering banget digituin sama dia,” ujarnya.

Berbeda dengan U, ERN warga Jakarta Timur yang diketahui telah memiliki suami, nekat melarikan diri saat didata di kantor Satpol PP. Namun, petugas yang mengetahui dapat kembali mengamankannya.

“Abang pernah berbuat salah enggak? Sama saya juga, sama saya khilaf masa saya harus menerima ganjaran yang begini berat,” tuturnya.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang A. Ghufron Falfeli menjelaskan, dalam operasi tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 18 pasangan dari beberapa hotel di tiga kecamatan, yakni Karawaci, Tangerang dan Neglasari.

“Semua yang kami amankan kami berikan pembinaan dan penyuluhan bahwa terdapat peraturan daerah yang melarang setiap kegiatan prostitusi,” jelasnya, Rabu (13/3/2019) kemarin.

Loading...
Loading...