Kamis, 14 Maret 2019 09:54 WITA

Dua Kali Dipecat, Pemuda Ini Bunuh Bosnya dengan Pisau Dapur

Editor: Aswad Syam
Dua Kali Dipecat, Pemuda Ini Bunuh Bosnya dengan Pisau Dapur
Lin Xinjie (kiri) menjadi korban pembunuhan karyawannya yang telah dia pecat.

RAKYATKU.COM, SINGAPURA - Dipecat dari pekerjaan, selalu merupakan pengalaman yang menyakitkan. Tetapi biasanya lebih bagi karyawan daripada majikan. 

Namun, bukan itu yang terjadi untuk pembunuhan berdarah ini. Seorang lelaki Malaysia yang dulu bekerja untuk sebuah perusahaan Singapura, membuat pemecatannya lebih dari menyakitkan bagi majikannya, ketika dia secara brutal membunuhnya dengan pisau dapur.  

Yu Jinman (23), diberitahu oleh atasan dan direktur perusahaannya, Lin Xinjie pada 11 Maret, bahwa ia telah dibebaskan dari jabatannya di Jiji Singapura, sebuah perusahaan ritel online. 

China Press melaporkan, pemutusan hubungan kerja membuat dia sangat marah. 

Sore itu, dia pergi menemui mantan bosnya di kantor, dan menyerangnya berulang kali dengan pisau dapur.  

Di tengah kegilaan, Lin yang berusia 30 tahun meraih pisau kecil untuk membela diri, tetapi tidak ada gunanya. 

Pimpinan perusahaan yang lain, Li Mingqiao berada di kantor pada saat yang sama, dan dengan berani bergegas ke tempat kejadian untuk memecah keributan. Namun, dia juga jadi sasaran.

Seolah itu tidak cukup keras, Yu mulai menebas dirinya sendiri dengan pisau itu, jelas mencoba bunuh diri. 

Namun, dia ditangkap oleh polisi sebelum dia dapat menimbulkan kerusakan lebih lanjut. 

Loading...

Pada saat polisi tiba, Lin sedang berbaring bersimbah darah, dan dinyatakan meninggal di tempat oleh paramedis Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF), seperti dilansir AsiaOne.

Adapun Li, dia dilarikan ke rumah sakit, dan sekarang dalam kondisi stabil. 

Dalam sebuah wawancara dengan The Straits Times, ayah Lin mengatakan, tersangka Malaysia itu telah bekerja untuk Jiji Singapura selama sekitar lima tahun, tetapi pemecatan baru-baru ini sebenarnya yang kedua. 

"Ketika dia dipecat pertama kali, dia memohon kesempatan kedua dan (Lin) memberikan. Tetapi kinerja kerjanya yang buruk terus memengaruhi operasi perusahaan dan (Lin) memutuskan untuk memecatnya kedua kalinya," bebernya.  

Dia juga mengungkapkan, pacar tersangka yang mengenalkannya pada pekerjaan. 

Sementara ia akhirnya bekerja di sana selama empat hingga lima tahun, etos kerja Yu telah memburuk selama sekitar dua tahun terakhir, karena ia sering mengambil telat atau melewatkan pekerjaan tanpa alasan. 

Jelas bahwa tersangka sudah tidak waras, ketika dia memutuskan untuk melakukan kejahatan seperti itu, dan sekarang kita tahu perusahaannya membiarkannya pergi dengan alasan yang sah, itu bahkan lebih membingungkan.

"Yu, yang saat ini dirawat di rumah sakit, akan didakwa di pengadilan hari ini," kata polisi.

Loading...
Loading...