Senin, 11 Maret 2019 23:16 WITA

"Mana Pembuktian Video Asli Atau Tidak?," Jubir BPN Sentil Bawaslu Soal Putusan Video 15 Camat

Penulis: Rizal
Editor: Mays
Andry Arief Bulu (kanan) bersama Sandiaga Uno.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Andry Arief Bulu, angkat bicara mengenai putusan Bawaslu Sulsel terkait video 15 camat di Makassar.

Menurut Andry, sebelum Sentra Gakkumdu Bawaslu Sulsel memutuskan bahwa ke-15 camat yang ada dalam video itu tak terbukti melanggar undang-undang Pidana Pemilu, seharusnya ada pembuktian terlebih dahulu secara telematika.

"Tentu proses yang dilakukan Bawaslu kami harapkan sesuai prosedur yang ada. Cuma ada satu yang menjadi tanda tanya, bahwa itu (video) merupakan editan. Tapi apakah sudah pernah dibuktikan dari sisi telematika, bahwa betulkah itu editan dan sekiranya jika editan, bisa ditampilkan aslinya?," tanya Andry saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin (11/3/2019).

Andry berharap, dalam kasus ini hukum dapat ditegakkan semurni-murninya. Semua harus berjalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.

loading...

"Bagi kami, jelas ingin pembuktian yang hakiki saja. Bukan berdasarkan keterangan-keterangan saja. Mohon bisa dibuktikan secara telematika bahwa apa yang disampaikan Bawaslu sudah berdasarkan hasil dari pengecekan. Karena bagaimana kebenaran bisa dibuktikan apakah diedit atau tidak jika caranya seperti itu. Kalau berdasarkan keterang-keterangan saja saya rasa kurang lengkap," bebernya.

Disinggung soal langkah BPN selanjutnya, Andry mengaku belum menerima instruksi. Jika pun kasus tersebut diserahkan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), pihaknya mengaku akan tetap mengawalnya.

"Langkah selanjutnya BPN kami belum terima. Tapi tentu saja harapan kami proses ini dijalankan sebenar-benarnya. Kalau ada putusan mengarahkan ke KASN, itu melanggar undang-undang PNS saja," pungkasnya.

Loading...
Loading...