Senin, 11 Maret 2019 22:44 WITA

Bawaslu "Lempar Bola" ke KASN Soal Video 15 Camat di Makassar

Penulis: Rizal
Editor: Mays
Bawaslu
Ketua Bawaslu Sulsel, L Arumahi (ketiga kanan), saat konferensi pers terkait video camat, Senin (11/3/2019).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan, telah  memutuskan 15 camat di Kota Makassar tak terbukti melanggar Undang-Undang Pidana Pemilu. 

Selanjutnya, pihak Bawaslu akan mengirimkan surat rekomendasi kepada Komiti Aparatur Sipil Negara (KASN), untuk mengambil langkah terkait laporan video camat yang viral di media sosial tersebut.

"Para camat itu diduga kuat telah melakukan pelanggaran lainnya, dan kita putuskan untuk direkomendasikan oleh Bawaslu ke Komisi ASN," ungkap Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi saat ditemui di Kantor Bawaslu Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (11/3/2019).

Pihak Bawaslu Sulsel pun melemparkan bola sepenuhnya ke pada Komisi ASN. Menurut Arumahi, pihak Komisi ASN nantinya yang akan menindaklanjuti para camat tersebut, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ASN.

loading...

"Tentunya nanti pihak ASN yang akan melakukan rangkaian tahapan-tahapan, sesuai dengan SOP mereka untuk membuktikan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh 15 camat tersebut," tambahnya.

Arumahi menegaskan, pihaknya dalam proses penyelidikan selama 12 hari, hanya fokus meneliti apakah ada unsur kampanye atau tidak dalam video tersebut.

"Konsentrasinya itu pada apakah ada atau tidak kegiatan kampanye di situ (dalam video camat). Seandainya misalnya ada baru yang bersangkutan diminta menjelaskan soal video itu. Kapan di mana dan seterusnya. Setelah itu diproses di pengadilan andai terbukti melanggar pidana Pemilu. Tapi ternyata, ini tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana Pemilu," pungkasnya.

Loading...
Loading...