Sabtu, 09 Maret 2019 08:00 WITA

Tinggal Tengkorak, Balita Indonesia Dimutilasi Pasangan Suami Istri Malaysia

Editor: Nur Hidayat Said
Tinggal Tengkorak, Balita Indonesia Dimutilasi Pasangan Suami Istri Malaysia
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Balita berusia tiga tahun asal Indonesia, Nur Aisyah Abdullah Alley, ditemukan tinggal tengkorak di Malaysia usai dilaporkan hilang pada akhir Februari 2019.

Bayi malang itu diduga dibunuh di hutan di kawasan Gunung Raya, Langkawi, Malaysia, oleh suami istri pengasuhnya.

Kepala Polisi Diraja Malaysia Distrik Langkawi Superintendent Mohd Iqbal Ibrahim mengatakan, mereka menemukan tengkorak Nur Aisyah pada Kamis siang (7/3/2019) sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

"Kami menduga bayi itu dibunuh oleh suami istri warga Malaysia yang mengasuhnya,” kata Ibrahim dilansir Free Malaysia Today, Jumat (8/3/2019).

Tersangka pembunuh balita itu, kata dia, adalah pasutri bernama Ramlan Abdul Rashid (37) dan Wan Roslina Wan Jusoh (40).

Kepada polisi, Ramlan mengklaim Nur Aisyah meninggal karena sakit saat diasuh oleh dirinya dan sang istri.

Ramlan juga mengklaim, sempat membawa Nur Aisyah ke rumah sakit namun meninggal dunia dalam perjalanan.

Loading...

Akhirnya, ia memasukkan jasad Nur Aisyah dan meninggalkannya di sebuah jurang Gunung Raya.

“Tapi kami tak memercayai pengakuan tersangka. Sebab, kami tidak menemukan tubuh korban secara utuh, hanya tengkorak,” kata Ibrahim.

Ibu korban bernama Rosmaliah Samo (31) yang berstatus WNI akan melakukan tes DNA. Itu untuk membantu polisi mengidentifikasi bagian-bagian tubuh korban yang ditemukan.

Berdasarkan laporan Rosmaliah, ia sengaja menitipkan Nur Aisyah kepada Ramlan dan Roslina. Ketika hendak dijemput pulang pada Minggu (3/3/2019) akhir pekan lalu, pasutri dan Nur Aisyah menghilang.

Rosmaliah kemudian melaporkan hal itu ke aparat kepolisian. Setelah dicari, Nur Aisyah ditemukan tinggal tengkorak tak utuh diduga telah dimutilasi.

Loading...
Loading...