Jumat, 08 Maret 2019 12:01 WITA

Di CCTV Lift Singapura, Pria Beruban Cumbu Wanita Muda

Editor: Aswad Syam
Di CCTV Lift Singapura, Pria Beruban Cumbu Wanita Muda
CCTV yang merekam aksi tak senonoh pasangan lanjut usia.

RAKYATKU.COM, SINGAPURA - Warganet dikejutkan dengan beredarnya sebuah rekaman CCTV. Memperlihatkan seorang lelaki tua dan seorang wanita bercumbu di lift umum. 

Sebuah video yang diambil pada hari Senin (4 Maret 2019), telah diputar di internet, menunjukkan rekaman CCTV dari seorang pria tua dengan kepala yang penuh dengan rambut putih, dan pasangannya yang berambut gelap, berbuat cabul di lift umum. 

Menurut Shin Min Daily, aksi bejat ini terjadi di lantai 12 Block 778 Yishun Avenue 2 di Singapura. 

Dalam rekaman itu, lelaki tua itu sepertinya menarik wanita itu, yang hanya menolak sedikit. 

Kamera kemudian menangkap wanita itu bersandar di dinding, bajunya digulung untuk mengekspos dirinya ke senior. 

Lelaki tua itu terlihat melakukan cumbuan dan meraba-raba dengan berani, merapat ke wanita itu dalam momen intim dan tidak senonoh.

Wartawan yang ke TKP, berbicara kepada warga sekitar dan mendapati warga terkejut dengan berita itu. 

Loading...

Warga mengaku belum pernah melihat pasangan itu sebelumnya. Mereka juga mengatakan, orang tidak boleh melakukan tindakan seperti itu di depan umum. 

Seorang warga, khususnya, seorang ibu rumah tangga berusia 50 tahun bernama Huang, mengatakan, ada banyak anak kecil di perkebunan itu dan jika mereka melihat sesuatu seperti itu, hal itu dapat berdampak negatif pada mereka. 

Sementara itu, debat kecil telah muncul tentang apakah tindakan tak senonoh yang tertangkap kamera ilegal atau tidak. 

Pengacara yang menimbang menyebutkan, sementara pasangan bebas untuk mengambil bagian dalam keintiman secara pribadi, itu ilegal jika mereka dilihat oleh publik. 

Jadi, melakukan bisnis lucu apa pun di lift tidak dianjurkan karena orang bisa tersandung pada tindakan itu, dan menjadikannya kejahatan. 
Ironisnya, CCTV dipasang untuk secara khusus mencegah kejahatan menyiarkan kegiatan mereka, dan dengan demikian memungkinkan anggota masyarakat untuk melihatnya, membuat tindakan itu mungkin ilegal. 

Di negara kota Singapura yang ramai, banyak pasangan mengalami kesulitan menemukan tempat-tempat pribadi, untuk mengekspresikan kasih sayang mereka, yang secara harfiah mengarah kepada salah satu menteri mereka untuk menyatakan, "Anda tidak perlu banyak ruang untuk berhubungan seks."

Loading...
Loading...