Kamis, 07 Maret 2019 14:06 WITA

Usai Telepon Pendeta, Memey Temui Ustaz di Maros

Penulis: Himawan
Editor: Mays
Usai Telepon Pendeta, Memey Temui Ustaz di Maros
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Minggu, 16 September 2018, ketika Memey sedang membeli popok dan makanan anjing, tiga anak yang diasuhnya melarikan diri dari ruko tempatnya tinggal di Jalan Mirah Seruni, Panakkukang, Makassar. 

Ia mengetahui hal ini, ketika ditelepon Jemmy Liwang, pendetanya di sebuah gereja tempatnya beribadah. Sontak Memey terkejut. Ia kaget apabila pelarian yang dilakukan tiga anak yang berinisial AW (11), F (8), dan DV (3) buntut dari penelantaran yang dilakukannya. 

Ia lalu menghubungi bu Ani, wanita yang tinggal di Jalan Todopuli 6. Ani membenarkan pelarian itu. Ia mengakui AW anak yang paling tua sedang di rumahnya. Namun dua saudara AW tidak ada bersamanya. 

Memey lalu menghubungi Ilham, salah seorang yang berada di dekat rukonya, untuk menanyakan kedua anak yang diasuhnya itu. Ilham yang setelah bertanya pada kepala sekuriti kompleks tempat Memey tinggal mengatakan, dua anaknya F dan DV telah dibawa P2TP2A. 

Malam itu Memey gelisah. Apalagi dari penuturan Kadis PPPA Tenri A Palallo, wanita yang bernama lengkap Meilania Ritali Dasilva itu pernah juga melakukan penelantaran anak. Malam itu Memey memutuskan untuk tidak ke P2TP2A. 

"Memey menjemput AW di Jalan Todopuli 6 dan menginap di Hotel Benhill Makassar, di Jalan Toddopuli Makassar," demikian pengakuan Memey saat diperiksa di hadapan majelis hakim Rika Mona Pandegirot. 

loading...

Keesokan harinya sekitar pukul 10.00 Wita, Memey bersama AW menuju pesantren Firdaus Leang-Leang di Kabupaten Maros. Ia memutuskan untuk menemui seseorang ustaz. Namanya, Ustaz Andi. 

"Pertemuan itu untuk konsultasi mengenai pembinaan karakter AW," klaim Memey. 

Dalam keterangan yang diberikan Memey, Ustaz Andi adalah saksi ketika mantan pekerja toko yang dimiliki Memey, menyerahkan anak yang dilahirkannya kepada Memey. Kesaksian itu terlihat dari surat pernyataan yang ditandatangani ibu D, usai melahirkan di Puskesmas Kassi-Kassi di Kabupaten Maros. 

Setelah konsultasi bersama Ustaz Andi, Memey lalu menuju Pengadilan Negeri Makassar, dan meminta pendampingan di pos bantuan hukum di Pengadilan tersebut. 

Setelah sekitar pukul 15.00 Wita, Memey bersama pihak LBH PN Makassar mendatangi P2TP2A. Namun Memey tidak bertemu dengan dua anak yang diasuhnya, F dan DV. Tidak lama tiba di tempat itu, Memey pun langsung dijemput pihak polisi.

Loading...
Loading...