Selasa, 26 Februari 2019 00:01 WITA

"Jangko Manja, Keras Kehidupan," Postingan Terakhir Wanita Bantaeng Tewas Gantung Diri

Penulis: Zul Lallo
Editor: Aswad Syam
Desi Ananda Kasih semasa hidup

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sebelum tewas gantung diri pada Senin, 25 Februari 2019, Desi Ananda Kasih sempat mengganti foto sampul Facebooknya.

Di akun Facebook @Dhede Ananda, Desi memasang foto sampul bertuliskan, "Jangko' Manja, Keras Kehidupan" dengan tulisan warna kuning.

Sampul Facebook tersebut diganti pada Sabtu, 23 Februari 2019, atau sehari sebelum ditemukan tewas gantung diri di Jeneponto.

Sebelumnya, mayat Desi ditemukan di Kampung Parambu, Kelurahan Togo-Togo, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Minggu (24/2/2019).

Sebelum tewas gantung diri, Desi terlibat cekcok dengan pria yang mengaku suami korban, Faisal (38). Risal yang mendengar pertengkaran sejoli itu langsung datang melerai.

"Terjadi pertengkaran antara korban dengan yang pria mengaku suami Desi. Pemilik rumah yang tahu kejadian itu mencoba menenangkan," Kapolsek Batang, Iptu Kaharuddin, Minggu (24/2/2019).

Setelah bertengkar, Risal mengajak Desi dan Faisal untuk makan siang, namun korban lebih memilih masuk ke kamar.

Loading...

Beberapa menit kemudian, lanjut Kaharuddin, Risal yang hendak memanggil ulang korban dibuat kaget. Sebab, Desi sudah dalam keadaan tergantung di tiang dinding kamar dengan menggunakan sarung.

"Jadi korban tiba-tiba saja ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan Risal (saksi) langsung memanggil suaminya untuk melihat korban dan menurunkan korban dari gantungan sarung," bebernya.

Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri kepada Rakyatku.com, Senin (25/2/2019), menjelaskan, Desi pernah menikah dengan Saharuddin Kindang (40). Dari pernikahan itu, dia memiliki seorang anak.

"Yang saya tahu suaminya itu bernama Saharuddin Kindang (40). Kalau ada yang lain lagi, saya tidak tahu. Desi memiliki satu orang anak, itu yang saya tahu karena itu yang digendong keluar dari tahanan lapas Bantaeng," kata Sandri.

Loading...
Loading...