Minggu, 24 Februari 2019 09:22 WITA

"Kaum Rambut Lurus Musuh Kami, Mereka Polisi yang Menyamar," Ujar OPM

Editor: Mays
Seorang anggota TPNPB-OPM.

RAKYATKU.COM, PAPUA - Tampaknya ini alasan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), menghabisi pekerja bangunan, menculik dan memperkosa guru, serta menembak mati sopir taksi.

Pasalnya, mereka menganggap warga non-Papua yang berambut lurus adalah anggota TNI-Polri yang menyamar dan memata-matai mereka.

Karenanya, kelompok separatis bersenjata ini, meminta warga non-Papua yang berambut lurus dan berkulit putih, agar segera meninggalkan tanah Nduga.

Mereka mengancam akan menembak mati, jika mereka masih berada di tanah Nduga.

Demikian ultimatum yang disampaikan pentolan TPNPB Egianus Kogeya, Sabtu, 23 Februari tadi malam. 

Sekadar diketahui, Egianus Kogeya adalah kelompok separatis yang membantai pekerja jembatan PT Istaka Karya, awal Desember 2018 lalu.

loading...

Dalam ultimatumnya tadi malam yang dilihat Rakyatku.com, via Fanpage Facebook TPNPBNews, ada 7 butir ultimatum Egianus Kogeya. Berikut pernyataan lengkapnya:

Pernyataan PANGKODAP III Ndugama Ekianus Kogeya:
----------
TPNPB NEWS:
Hari ini tanggal 23 februari 2019, Pernyataan Sikap dari Panglima Daerah kodap III Ndugama EGIANUS KOGEYA bahwa: 
1 .Perang kami TPNPB kodap III Ndugama tuntut Kemerdekaan Bangsa Papua Barat untuk Penentuan Nasip sendiri 
2.Perang kami tidak akan perna berhenti sampai pengakuan kemerdekaan Papua.
3. Kami minta kepada pemerintah indonesia tuntutan pengakuan kemerdekaan Papua hanya dengan kontak senjata.
4.Kami TPNPB/OPM tidak mintah pembangunan dan bama seluru masyarakat 32 Distrik Kab Nduga minta Merdeka.
5. Seluruh Tanah Ndugama dari ujung sampai ujung manusia Rambut Lurus Warna kulit puti adalah musu utama TPNPB Kodap III Ndugama karena banyak anggota TNI/POLRI pria wanita yang selama ini menyamar ibu Guru suster dan tukang Bangunan bahkan sopir taksi kami akan tembak .
6. Kami harap Pos TNI yang bertugas di Distrik Mbua segera hentikan operasi di perkampungn masyarakat. 
7. Sampai dengan pernyataan ini kami keluarkan semua warga sipil non Papua kosongkan dearah Kabupaten Nduga. kalau sampai masih ada kami akan tembak.

Demikian pernyataan.

Pernyataan Ekianus Kogeya yang diterima TPNPBnews via SMS.
Bagikan ini.

Loading...
Loading...