Selasa, 19 Februari 2019 15:21 WITA

Cerita Pernikahan Sejoli yang Bermahar Es Cendol

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Cerita Pernikahan Sejoli yang Bermahar Es Cendol
Foto/Ist.

RAKYATKU.COM - Mahar merupakan salah satu syarat sah dalam pernikahan. Mahar biasanya berupa uang, perhiasan hingga alat salat.

Namun berbeda dengan mahar dua sejoli di Lampung Timur. Mahar pernikahan Muhammad Rohman (23) dan Cicih Jayanti (20) ini hanya berupa es cendol.

Cicih Jayanti menjelaskan, pernikahannya dengan Muhammad Rohman terjadi pada Rabu 30 Januari 2019 lalu. 

Prosesi ijab kabul dilaksanakan di Musala Al-Amiriyah, Desa Mataram Baru, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur. 

Dia mengaku cukup kaget cerita pernikahannya ini viral di media sosial karena es cendol jadi mas kawin. Padahal menurut Cicih, mas kawin yang diberikan pasangannya bukan hanya es cendol itu.

"Sebenarnya nggak cuma es cendol lele itu saja. Maharnya ada surat Al-Ikhlas, dan uang tunai Rp 100 ribu sama cendol lele itu. Orang kan cuma lihat yang viral disebut maharnya es cendol, jadinya salah paham," ujar Cicih kepada Detikcom, Selasa (19/2/2019).

Loading...

Cicih lantas menceritakan momen hari bahagianya itu. Cicih mengatakan, suaminya merupakan penjual es cendol lele sejak mereka sama-sama menimba ilmu di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung. 

Namun bukan es cendol lele biasa, sambil keliling sang suami juga menyediakan buku-buku bacaan bagi warga khususnya anak-anak. 

Aksi sosial itulah yang membuat Cicih kagum kepada Rohman. Mereka juga sama-sama bergabung di grup Pustaka Bergerak Indonesia. Jalinan cinta mereka kemudian berlanjut ke jenjang pernikahan.

Cicih mengatakan, dirinya memang sengaja meminta mahar es cendol lele sebagai mas kawin.

"Jadi itu memang aku sendiri yang minta es cendol lele sebagai mahar karena ini kesan pertama dulu pas kenal suami. Saya dulu ada rasa kagum lah gitu. Dia masih mahasiswa nggak malu jualan cendol," tukasnya.
 

Loading...
Loading...