Senin, 18 Februari 2019 14:18 WITA

Lari Bareng Campurun Komunitas Ramaikan Rangkaian HBH Ikatek Unhas

Editor: Abu Asyraf
Lari Bareng Campurun Komunitas Ramaikan Rangkaian HBH Ikatek Unhas
Lari bareng bersama komunitas lari digelar panitia Halalbihalal (HBH) Ikatan Alumni Fakultas Teknik Unhas 2019 pada Minggu pagi (17/2/2019).

RAKYATKU.COM - Lari bareng bersama komunitas lari digelar panitia Halalbihalal (HBH) Ikatan Alumni Fakultas Teknik Unhas 2019 pada Minggu pagi (17/2/2019).

Kegiatan yang dinamakan Lari Bareng Campurun Komunitas itu, dilaksanakan di arena Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman Makassar.

Tak hanya komunitas lari dari Kota Makassar saja, komunitas lari dari Maros, juga turut meramaikan kegiatan ini. Seratusan pelari yang merupakan perwakilan komunitasnya serta sejumlah alumni Fakultas Teknik Unhas, mengawali lari dari depan Monumen Mandala menuju Pasar Sentral, melewati Jalan Nusantara, Pantai Losari, Jalan Baji Gau dan kembali di Monumen Mandala.

Kebersamaan begitu terasa selama lari yang menempuh jarak 7,2 kilometer itu. Begitu pula saat para pelari tiba di depan Monumen Mandala, panitia pun menyambut mereka dengan penganan tradisional seperti jalangkote dan apang serta aneka buah-buahan segar.

Menurut penanggung jawab kegiatan Lari Bareng Campurun Komunitas, Taufiq Nasrah, lari bareng bersama komunitas untuk makin mengakrabkan para pelari lintas komunitas. Selain itu juga digunakan untuk mensosialisasikan event fun run yang akan digelar panitia HBH Ikatek Unhas pada 17 Maret 2019 mendatang.

Diakui Taufiq, event lari makin banyak digelar di Kota Makassar dan sekitarnya, sehingga pihaknya terus menginformasikan event fun run Maritime Eco Run 2019, pada setiap kesempatan digelarnya CFD. Dan kali ini giliran komunitas lari yang menjadi target sosialisasi.

Event lari ini sendiri hanya menempuh jarak lima kilometer dan setiap finisher akan mendapatkan medali. Selain itu dengan uang pendaftaran sebesar Rp120 ribu, peserta akan mendapatkan race pack kit dan refreshment, juga dihibur dengan DJ Performance serta beragam hadiah undian.

Taufiq pun mengajak warga kota Makassar dan sekitarnya untuk meramaikan event yang sengaja mengangkat tema maritim, lantaran ingin menggalakkan kembali semangat kemaritiman di Sulawesi Selatan. Dan bagi komunitas dan pendaftar kolektif, diberikan paket 10 free 1. 

Loading...

"Cukup masuk ke link https://2019.hbhikatekunhas.com untuk mendaftar dan membayar biaya pendaftaran melalui transfer bank," tutup Taufiq.

Seminar Nasional Industri Kemaritiman

Selain akan menggelar event fun run Makassar Maritime Eco Run 2019, panitia HBH Ikatek Unhas 2019 juga menggelar Seminar Nasional Industri Maritim sebagai rangkaian kegiatan HBH Ikatek Unhas 2019.

Seminar yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 Maret 2019 itu akan menghadirkan pembicara utama yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Seminar tersebut mengangkat tema Menjadikan Provinsi Sulsel sebagai sentra industri pemeliharaan kapal di Indonesia.

Menurut notulen Seminar Nasional Industri Maritim, Ir.Muh.Azhar Shauqy,ST.,MT., kegiatan tersebut sebagai kelanjutan dari Tudang Sipulung yang digelar pada 14 Januari 2019 lalu. Dimana pada Tudang Sipulung itu terungkap jika Sulsel belum mampu mengambil peran dari peningkatan industri kapal nasional seiring meningkatnya jumlah armada kapal berbendera nasional karena terkendala sejumlah faktor. Sehingga dari kekurangan itu memunculkan ide untuk memanfaatkan keberadaan tol laut di sekitar Pulau Sulawesi yang dilewati banyak kapal, dengan menghadirkan industri pemeliharaan kapal.

"Sehingga dalam seminar nasional itu akan dibahas peluang serta kesiapan Sulawesi Selatan dalam mewujudkan kawasan industri pemeliharaan kapal," tegas Muh.Azhar. Seminar tersebut akan pula menghadirkan pembicara dari para pemangku kepentingan, baik pemerintah, kalangan industri, hingga kepala daerah seperti Bupati Takalar dan Bupati Barru, tambahnya.

Kami menggandeng Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pengusaha Industri Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (DPP Perindo) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI dalam pelaksanaan semnar tersebut, sehingga sangat diharapkan dengan terselenggaranya kegiatan itu dapat  terjalin kerja sama dalam mewujudkan kawasan industri pemeliharaan kapal di Sulsel, tutup alumni Teknik Perkapalan Unhas ini. (*)
 

Loading...
Loading...